Popy Asri Yeni

Pedagang sate yang belajar jadi guru, sedang menempuh perjalanan keluar tempurung...

Selengkapnya
Navigasi Web
Catatan perjalanan (4)
Tentang buaya dan kesombongan yang terpelihara dengan baik

Catatan perjalanan (4)

Hidup di muka bumi dengan memelihara kesombongan layaknya berjalan dengan menenteng seekor buaya. Jika masih kecil barangkali beberapa teman masih mau mendekati. Mereka tidak suka buaya, tapi mereka masih peduli padamu. Kamupun menikmati itu hingga lupa betapa kesombongan yang terpelihara dengan baik akan tumbuh dengan cepat. Kamu merasa paling hebat, ada kebanggaan karena berhasil menggertak orang lain dengan buayamu itu. Tak masalah bagimu jika satu persatu temanmu menjauh.

"Cih. Dasar pecundang. Memang tidak ada yang pantas dan menyaingi hebatnya aku" begitulah batinmu memuji diri sendiri.

Hingga akhirnya kamu menyadari hari-harimu kian berat. Terlalu berat hingga kamu lupa caranya tersenyum. Buaya yang kamu pelihara semakin besar hingga menyulitkan langkahmu. Tidak ada teman yang bisa membantu. Sebab kamu yang telah membuat jarak lebih dulu. Beberapa teman yang masih peduli enggan mendekati karena trauma diserang lagi.

"Aih betapa tidak ada lagi orang baik di dunia ini. Tidakkah mereka lihat beban berat yang ku tanggung ini" begitu keluhmu setiap hari.

Bahkan jika kamu memutuskan pergi ke tempat yang baru. Mulanya orang-orang akan takjub dengan kehebatanmu memelihara 'buaya' tapi tidak ada yang berani mendekat. Satu persatu akan pergi entah karena takut atau muak. Lalu kamu mulai meragukan kebaikan orang lain. Kamu terbelenggu kesombonganmu sendiri.

Berhati-hatilah agar kelebihanmu tidak menjelma jadi buaya yang merepotkan, tidak menjelma jadi kesombongan yang merugikan. Selalu koreksi diri. Karena sesungguhnya tidak ada yang bisa benar-benar kita banggakan di muka bumi ini. Semua hanya titipan.

~

*Terinspirasi dari kisah Hagrid yang ngeyel pelihara naga dalam serial Harry Potter. Karena saya gak nemu ilustrasi naga yang cocok akhirnya nemu ilustrasi dari @dunghanhho ini lucu sekali. Jadi naganya dituker sama buaya.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Terima kasih kak sani... slow respon kak. Lagi di padang soalnya.

15 Jan
Balas

keren kata katanya dan inspirasi ceritanya

13 Jan
Balas

Tulisannya menginspirasi, sukses selalu bu.

18 Jan
Balas



search

New Post