Agen Pendidikan dalam Bingkai Habis Gelap Terbitlah Terang
Oleh : Paulus Geradus Hurint, S.T.,Gr
Wakasek Kurikulum SMK Negeri 1 Ile Ape – Kabupaten Lembata
Raden Ajeng Kartini adalah sosok perempuan fenomental yang dengan berani dan berkomitmen memperjuangkan hak-hak perempuan. Beliau dengan tegas menuliskan gagasannya tentang bagaimana sistem feodal dan kolonial telah mengekang rakyat Indonesia sehingga menghambat kemajuan Bangsa Indonesia pada zamannya. Dalam kesederhanaannya R. A. Kartini tampil dengan dengan penuh keyakinan untuk berani melakukan perubahan dengan mencantumkan berbagai gagasan pribdanya tentang peran seorang perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Gagasan inilah menjadi cikal bakal munculnya emansipasi wanita
Dalam refleksi pribadi saya, sebagai agen pendidikan seorang Guru diharapkan dapat bergerak, tidak hanya secara fisik tetapi juga dapat bergerak secara mental dan sosial. Guru harus memiliki kematangan moral serta memiliki solusi terbaik dalam mengambil sebuah keputusan secara cepat dan tepat, apabila menghadapi berbagai masalah dan tantangan dalam pembelajaran. Akan menjadi sia-sia apabila hati kita yang sudah tergerak, tetapi tidak melakukan action (aksi nyata). Bergerak bukan tanpa arah dan tujuan, tetapi bergerak dengan sebuah komitmen untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu perencanaan yang baik dan matang disandingkan dengan visi dan misi yang terukur maka semua yang kita rencanakan akan dapat berjalan secara baik dan lancar sesuai harapan kita.
Pengalaman perjalanan karier saya, sebagai agen pendidikan di SMK Negeri 1 Ile Ape, saya menyatakan bahwa lembaga pendidikan SMK Negeri 1 Ile Ape adalah sebuah laboratorium kepemimpinan yang pernah membentuk saya menjadi seorang Guru yang memiliki semangat “magis” (semangat keunggulan – bukan semangat persaingan). Dari laboratorium inilah saya berkomitmen untuk selalu meningkatkan kualitas diri dengan belajar dan terus belajar dari berbagai sumber dan dari berbagai kegiatan pelatihan baik secara daring maupun luring. Itulah awal komitmen saya sebagai Guru sekaligus sebagai Wakasek Kurikulum di SMK Negeri 1 Ile Ape.
Hati yang tergerak tidak dimiliki oleh setiap orang. Hanya orang-orang tertentu saja yang berkomitmen untuk hidup dan menghidupkan. Socrates, seorang filsuf kenamaan dalam refleksi pribadinya tentang hidup, pernah berkata demikian “Kenalilah dirimu sendiri, karena hidup yang tak direfleksikan, tak layak dihidupi”. Oleh karena itu saya berkomimen dan memiliki keteguhan hati dalam setiap tugas dan pengabdian saya dan terus memberikan api semangat dalam menjalankan tugas saya sebagai Guru sekaligus Wakasek Kurikulum di SMK Negeri 1 Ile Ape demi untuk lembaga pendidikan SMK Negeri 1 Ile Ape dan masa depan anak didik saya yang berkualitas dalam mental, spiritual, dan berakhlak mulia.
Selain itu untuk menjadi seorang Guru yang unggul dan berkualitas, maka Guru tersebut harus mampu menggerakan orang lain untuk maju dan berani untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik. Bentuk komitmen untuk menggerakan orang lain ini, tidak hanya dalam bentuk kata-kata atau retorika yang bagus dan menarik secara teoritis, tetapi lebih diutamakan pada contoh konrit dan aksi nyata dalam praktik keseharian dan keteladanan dalam hidup.
Menggerakan bukan hanya memerintah atau memberikan perintah, tetapi menggerakan berarti memberikan motivasi dan inspirasi serta ikut terlibat secara langsung dan berjuang secara bersama-sama dengan orang lain untuk tujuan yang sama. Itulah sebabnya panggilan saya untuk menjadi seorang Guru dan Wakasek Kurikulum dituntut adanya pengorbanan dan tanggung jawab yang bermuatkan komitmen pelayanan akan tugas dan pengabdian saya di lembaga pendidikan SMK Negeri 1 Ile Ape tercinta.
(Paulus Geradus Hurint, S.T.,Gr).
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar