SIA-SIA KU BERJUANG
OLEH: PARDI S. SALAMA
HARI KE 51
*
Hujan kini datang lagi
Muram tak ada pelangi
Ada rasa yang telah pergi
Ada ragu yang menghalangi
*
Kau hadir tak beri jawaban
Hanya sekadar harapan
Yang tak bisa dipertahankan
Apalagi untuk diperjuangkan
*
Aku sungguh sangat sadar
Jika aku telah keliru memilih
Terlintas ingin menghindar
Terbesit rasa ingin menjauh
*
Harapan pupus yang dinanti
Ku kan melangkah tanpa henti
Jangan pernah tanyakan lagi
Kemana aku akan pergi
*
Sia-sia sudah ku berjuang
Mempertahankan hubungan
Harapan kini tak berujung
Biarlah jadi puing kenangan
*
Parigi Moutong, 20 Februari 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Perihnya. Biarlah dia pergi agar tak lebih menyakiti hehe.... Mantap puisinya, Pak.
Yes. Terimakasih atas Apresiasinya Ibu. Semoga sehat dan sukses selalu buat Ibu bersama keluarga tercintanya
Puisi penuh makna. Mantap pak. Salam sehat dan sukses pak.
Terimakasih atas Apresiasinya. Semoga sehat dan sukses selalu buat Ibu bersama keluarga tercintanya
Terimakasih atas Apresiasinya. Semoga sehat dan sukses selalu buat Ibu bersama keluarga tercintanya
Puisi yang sangat sarat makna. sungguh teruntai kata menjadi gap pemisah rasa. keren Dinda semoga ditempat yang baru sehat walafit dan selalu berkarta demi literasi parigi moutong.
Amin. Terimakasih Kanda. Semoga sehat dan sukses selalu buat Kanda bersama keluarga tercintanya