Berkorban Demi Cinta
Hari ke-1902 tanpa jeda
Berkorban Demi Cinta
Bagian 6
Mendengar itu, Amir, Pudin dan Nazar jadi tersenyum semua. Lalu Amir meledek Nazar.
“Mengagumi apa mencintai?”
“Mencintainya kali….” Pudin ikut meledek.
“Aku bersedia jadi pak comblangnya.” Ujang ikut meledek.
Mendengar ledekan teman-temannya, Nazar hanya tersenyum, ketiga temannya juga ikut tersenyum. Di saat mereka sedang tersenyum itu, Leni dan Lela datang mengunjungi Nazar di ruang rawat inap itu. Mereka tahu Nazar sedang dirawat di RSUD, karena Pudin yang mengabari keduanya.
Begitu keduanya berada di dekat teman-temannya itu, Leni langsung memberikan sekantong plastik jeruk manis sambil berkata.
“Semoga cepat sembuh ya.”
“Pasti cepat sembuh karena pujaan hati sudah datang menjenguk” ledek Pudin.
“Iya nih…” Ujang ikut-ikutan komen.
Mendengar itu, Leni jadi tersenyum malu. Namun di hatinya merasa senang. Begitu juga dengan Nazar dia senang sekali. Usahanya sejak lama untuk mendekati Leni teman sekelasnya yang berasal dari desa tetangganya, sudah menampakkan hasil. Itu terlihat dari muka Leni yang memancarkan aura bahagia saat dia diledek oleh teman-temannya.
Setelah belasan menit mereka ngobrol penuh keakraban di ruang RSUD itu. Ayah Nazar datang ke RSUD tersebut untuk menemani anaknya yang belum dibolehkan pulang ke rumah oleh dokter yang merawatnya, karena bengkak-bengkak di sekujur tubuh Nazar akibat gigitan lebah masih butuh perawatan.
Bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Bengkak diserang tawon, gpp. Asal leni didapet. Hehe... . Lanjut, Opa Sunin.
Hehehe...makasih Bu atas kunjungannya. Insya Allah siap lanjut. Salam sukses