SAAT GETIR MENYAPU KALBU
Terasa lama diantara sekali ku ulurkan sebuah keterasingan diantara mimpi - mimpiku lewat sebuah fantasi yang semakin lama semakin terpendam waktu anganku mengambang dalam pekatnya malam yang mengirimkan seribu hasrat dan kesendirian yang mulai berteluk dalam bayangmu kau telah pergi meninggalkan sebuah hati yang mengambang getirmu menyapu kelabu setiap kali ku ingat dirimu
22-03_205
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar