Praktik Baik KARAKTER PEDULI TABAMAS (Tabungan Amal Di Sekolah)
Berbagi Praktik Baik
Menggunakan Metode STAR (Situasi, Tantangan, Aksi dan Refleksi hasil serta Dampak) Terkait KARAKTER PEDULI TABAMAS (Tabungan Amal Di Sekolah)
Lokasi : TK PLUS AT TAQWA BRONDONG – LAMONGAN
Lingkup Pendidikan : Jenjang PAUD
Tujuan Yang Ingin Dicapai : Mengembangkan Karakter Peduli Sosial Anak dan Orang Tua Melalui Program Kegiatan TABAMAS (Tabungan Amal di Sekolah)
Penyusun/Penulis : Nurul Hidayati, S.Pd
Tanggal Penyusunan : 10 Mei 2023
SITUASI
Pada semester 1 tahun pendidikan 2022-2023 ini, di lembaga TK Plus At Taqwa Brondong – Lamongan terutama pada kelompok B terjadi suatu permasalahan yang perlu dicarikan pemecahan secara bijaksana. Mengapa demikian, karna hal tersebut adalah hal yang sangat rentan menimbulkan sensitifitas. Permasalahan yang perlu dipecahkan itu adalah sejak saya mendapati beberapa anak yang mengalami masalah dengan pembayaran sekolah. Adapun permasalahan ini ditimbulkan oleh beberapa faktor, diantaranya karena pergolakan ekonomi pasca pandemi, wali/orang tua meninggal dunia, orang tua mengalami sakit berat, dan peningkatan tanggungan biaya orang tua di dalam keluarga. Hal itu menjadikan pilihan orang tua untuk memutus atau memindahkan anak ke sekolah lain.
Melihat keadaan tersebut, saya selaku kepala sekolah berusaha membantu dengan berbagai upaya untuk menepis permasalahan terjadi pada anak yang hendak putus atau pindah sekolah. Adapun upaya yang hendak saya lakukan tersebut dengan cara mensosialisasikan permasalahan anak putus/pindah sekolah ke seluruh orang tua dengan melakukan diskusi terbuka supaya dapat mengambil mufakat untuk menjadi orang tua asuh bagi mereka yang mampu. Upaya tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan sehingga saya berpikir kembali untuk mencarikan solusi dari permasalahan tersebut. Akhirnya saya menemukan ide yang cukup baik menurut saya, selain membangun sikap karakter peduli ke orang tua juga bisa menumbuh kembangkan karakter peduli pada anak, yaitu melalui gerakan TABAMAS (Tabungan Amal di Sekolah).
TANTANGAN
Dalam mensukseskan program kegiatan TABAMAS (Tabungan Amal di Sekolah) ini mengalami banyak gejolak baik yang pro maupun yang kontra. Sehingga dalam menerapkan program kegiatan TABAMAS ini perlu langkah dan kiat-kiat untuk dilaksanakan dengan baik. Dalam rangka menumbuhkan dan mengembangkan nilai karakter peduli sosial di kalangan anak maupun di kalangan orang tua. Pelaksanaan program kegiatan TABAMAS ini menghadapi tantangan-tantangan. Adapun tantangannya adalah sebagai berikut:
1. Kurangnya respon positif dari orang tua sehingga terkesan tidak sepakat untuk mendukung program kegiatan gerakan TABAMAS (Tabungan Amal di Sekolah)
2. Bertambahnya tugas baru bagi guru untuk memantau, memotivasi serta mencatat tabamas yang dihandle di kelas masing-masing.
Untuk meningkatkanan respon dan dukungan yang dapat mensukseskan program kegiatan TABAMAS ini perlu melibatkan pihak-pihak terkait. Adapun pihak-pihak yang terlibat antara lain:
1. Ketua yayasan dan stake holdier yang ada di sekolah
2. Ketua komite dan pengurus Paguyuban kelas
3. Seluruh tim edukatif yang ada di lembaga melalui home visit dalam rangka memahamkan fungsi dan tujuan penting dari adanya kegiatan tersebut.
AKSI
Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/strategi yang digunakan serta bagaimana prosesnya beserta pihak-pihak yang terlibat/ sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini, berikut adalah uraiannya:
Langkah-langkah menghadapi tantangan, sebagai berikut:
1. Melakukan pendekatan ke orang tua supaya dapat mendukung secara penuh dengan program kegiatan gerakan TABAMAS. Pendekatan yang dilakukan antara lain:
Sosialisasi secara eksklusif dari ketua yayasan Ketua komite melakukan kampanye melalui poster digital dan rapat khusus di internal organisasi PPOM Pengurus Paguyuban menindak lanjuti himbauan dari ketua komite untuk menggugah kesadaran dan kepedulian orang tua Guru melakukan Home Visit ke rumah orang tuaStrategi dan Tata cara menabung TABAMAS, antara lain:
1. Menabung Tabamas dengan jumlah uang seikhlasnya dan boleh ditunaikan setiap hari atau pada hari tertentu
2. Menabung tabamas dilakukan dengan cara meletakkan tabungan TABAMAS di locker Amal Jariyahku
3. Setelah menabung, anak memilih stick sholih-sholihah dan bisa menyimpanya di locker masing-masing.
4. Setelah satu minggu stick itu akan dikumpulkan ke ustadzah atau guru untuk dihitung
5. Kemudian anak akan mendapatkan reward sticker bintang senang/gembira dan bisa ditempel pada buku catatan Amal Jariyahku
Dalam pelaksanaan program kegiatan Gerakan TABAMAS ini didukung oleh pihak-pihak berikut:
Seluruh Tim edukatif/guru Ketua Komite dan pengurus Paguyuban Seluruh orang tua Peserta didik TK Plus At TaqwaSumber daya dan materi dalam pelaksanaan TABAMAS ini adalah berdasarkan kurikulum khas sekolah yang menerapkan B4 dalam hal ini B4 selaras dengan dimensi yang ada pada profil pelajar pancasila.
Hasil
Hasil dari aksi dan Langkah-langkah yang sudah dilakukan menunjukkan hasil yang efektif. Adapun hasil aksi dan langkah-langkah strategi dari kegiatan TABAMAS ini dapat diuraikan sebagai berikut:
Pada beberapa bulan pelaksanaan program kegiatan gerakan TABAMAS ini terjadi peningkatan yang sangat signifikan Anak – anak semakin memotivasi orang tua untuk setiap hari supaya memberi uang untuk digunakan menabung TABAMAS. Anak senang dan gembira jika dia bisa menabung TABAMAS4. Semakin hari hasil dari TABAMAS ini bisa dikelola tidak hanya membantu permasalahan anak yang putus/pindah sekolah melainkan dapat mensuplai kegiatan sosial lainya, seperti: menjenguk tetangga sekolah yang sedang sakit atau saat kena musibah, menjenguk teman yang sakit, memberi bantuan dana ke sekolah lain yang memerlukan bantuan, dll
Refleksi/Dampak Diri:
Pembelajaran yang dapat diambil untuk hikmah dan dampak bagi diri dari semua proses yang sudah dilaksanakan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai karakter peduli pada anak sangat berbanding lurus dengan kerjasama dari orang tua dan perlu adanya pendekatan pada orang tua sebagai faktor utama dalam keberhasilan kegiatan yang hendak dicapai sehingga pihak sekolah harus menjalin hubungan baik dengan seluruh orang tua supaya kegiatan di sekolah selalu mendapat dukungan penuh dari mereka.
2. Keberhasilan terlaksananya suatu program kegiatan karena adanya dukungan dan komitmen dari seluruh pihak yang ada di sekolah yang harus dilakukan secara terprogram, terencana, terealisasi dan konsisten.
3. Kepeduliaan semakin meningkat karna adanya realisasi yang jelas dan terlihat nyata yang dapat dibuktikan oleh pihak sekolah dalam merealisasikan tujuan dari program kegiatan yang diselenggarakan kepada orang tua.
Demikian cerita praktik baik terkait Karakter Peduli TABAMAS, dari penjabaran cerita praktik baik tersebut semoga dapat dijadikan referensi Bapak/Ibu pendidik atau kepala sekolah dalam mengembangkan karakter peduli pada diri siswa di satuan pendidikan yang dikelola. Semoga cerita praktik baik ini bermanfaat bagi seluruh pembaca terutama bagi pendidik di nusantara.
Salam Kebajikan..
Salam Sejahtera...
Salam Pembelajar Nusantara..
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
keren ulasannya, salam literasi dari jember bu
sama-sama pak...., salam literasi dari Lamongan..