Penerapan Strategi Pembelajaran Differensiasi
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DIFFERENSIASI DI KELAS INKLUSI
UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF
PADA KELOMPOK B DI TK Plus AT TAQWA
BRONDONG-LAMONGAN
BEST PRACTICE
Ditulis dalam Rangka Pemenuhan Tugas
PPL PG PAUD Siklus 2 Kel. 2
PPG Daljab Angkatan 3
Oleh:
Nurul Hidayati, S.Pd
NIM:23086099275
FAKULTAS KEGURUAN, ILMU PENDIDIKAN DAN SASTRA
UNIVERSITAS ISLAM MAKASSAR
2024
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirabbil’alamin. Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat serta hidayah-Nya sehingga penyusunan laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Siklus 2 dalam rangka pemenuhan tugas PPG Daljab Angkatan 3 dapat diselesaikan dengan baik.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah limpahkan kepada nabi Muhammad SAW yang telah memberikan keteladanan dalam berbagai bidang kehidupan terutama dalam dunia pendidikan sebagaimana perkembangan pendidikan sampai saat ini.
Terima kasih kami ucapkan pada semua pihak yang terlibat dan membantu dalam penyusunan laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Siklus 2 dalam rangka pemenuhan tugas PPG Daljab Angkatan 3 ini. Semoga pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan tugas ini mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT.
Harapan kami, laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Siklus 2 dalam rangka pemenuhan tugas PPG Daljab Angkatan 3 ini dapat bermanfaat bagi pendidik PAUD khususnya dan masyarakat luas pada umumnya sebagaimana harapan penyusun.
Kami menyadari bahwa penyusunan laporan dalam bentuk Best Practice ini masih belum sempurna karena fitrah manusia yang memiliki keterbatasan dan kekurangan. Maka dari itu kami mohon maaf yang tak terhingga apabila masih banyak kekeliruan. Saran serta kritik dari semua pihak yang bersifat penyempurnaan sangat kami harapkan. Akhir kata semoga laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Siklus 2 dalam rangka pemenuhan tugas PPG Daljab Angkatan 3 ini memberikan kemanfaatan dan kemaslahatan berbagai pihak. Aamiin.
Lamongan, 3 Februari 2024
Kepala TK Plus At Taqwa
Nurul Hidayati, S.Pd
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL...................................................................................................... i
KATA PENGANTAR....................................................................................................... ii
DAFTAR ISI ................................................................................................................... iii
BAB I: PENDAHULUAN................................................................................................ 1
A. Latar Belakang (SITUASI)........................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah (TANTANGAN)......................................................................... 1
BAB II: PEMBAHASAN (AKSI).................................................................................... 2
A. Langkah-Langkah Melakukan Aksi........................................................................... 2
B. Strategi dan Tata Cara Melakukan Aksi.................................................................... 2
BAB IV: KESIMPULAN (REFLEKSI)........................................................................... 4
A. Hasil Refleksi ............................................................................................................ 4
B. Simpulan .................................................................................................................... 4
C. Saran........................................................................................................................... 5
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
- Modul ajar
- RPP
- Lembar Rekapitulasi Penilaian
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang (SITUASI)
TK Plus At Taqwa adalah sebuah lembaga pendidikan jenjang PAUD yang terletak di Kec. Brondong Kab.Lamongan. Pada tahun pendidikan 2023-2024 ini memiliki peserta didik sejumlah 186 anak yang terbagi 4 rombel di jenjang kel. A dan 2 rombel di jenjang kel. B. Setelah dilakukan identifikasi permasalahan yang dialami anak-anak pada kelompok B tersebut, terutama pada kelompok B-1 (kelas Al Malik) didapatkan hasil identifikasi bahwasannya pada kelompok tersebut mengalami beberapa permasalahan pembelajaran yang perlu dicarikan pemecahan dengan secepatnya. Salah satu permasalahan yang dipilih pendidik untuk mencarikan alternatif solusi adalah terkait dengan rendahnya motivasi belajar anak di kelas inklusi. Permasalahan ini ditimbulkan oleh beberapa faktor, diantaranya: pembelajaran yang diterapkan monoton/kurang kreatif, ragam kegiatan yang disiapkan belum menampung kebutuhan belajar anak secara mayoritas, ketersediaan bahan ajar yang kurang sesuai minat anak, kegiatan yang dilakukan tidak melalui pemetaan kebutuhan belajar anak berdasarkan karakteristik, gaya belajar, tingkat kemampuan, dst.
Melihat kondisi tersebut, kita selaku guru pengampuh pada kelompok B-1 akan berusaha menerapkan alternatif solusi yang sudah dipilih untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi anak. Adapun alternatif solusi yang telah dipilih sebagai upaya pemecahan masalah adalah menggunakan strategi pembelajaran berdifferensiasi dengan menerapkan konsep belajar merdeka yang berpihak pada anak. Selanjutnya sub elemen tujuan pembelajaran yang hendak dicapai adalah anak dapat menunjukkan kemampuan dasar berpikir kreatif, tujuan akan diimplementasi melalui kegiatan dengan topik pembelajaran tentang profesi orang tua sesuai perencanaan yang tertuang dalam perangkat pembelajaran sebagaimana jadwal dan scedul yang dirancang sebelumnya.
B. Rumusan Masalah (TANTANGAN)
Dari penjabaran dan uraian latar belakang diatas berdasarkan situasi yang menjadi persoalan atau permasalahan, maka dapat diketahui beberapa rumusan permasalahan yang berdasarkan prinsip STAR (tantangan), tantangan tersebut dapat dibedakan 3 faktor, yaitu sebagai berikut:
1. Apakah pembelajaran differensiasi mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif pada peserta didik kel. B di TK Plus At Taqwa?
2. Bagaimana kemampuan guru dalam menerapkan strategi pembelajaran differensiasi sesuai dengan konsep merdeka belajar?
3. Bagaimana kualitas sarana dan prasarana dalam menerapkan pembelajaran differensiasi di TK Plus At taqwa?
BAB II
PEMBAHASAN
(AKSI PENERAPAN ALTERNATIF SOLUSI)
Aksi penerapan alternatif solusi atau tindakan yang akan dilakukan untuk memecahkan permasalahan tentang rendahnya motivasi belajar anak di kelas inklusi pada kel. B1 dengan menggunakan strategi pembelajaran berdifferensiasi ini memiliki kendala dan tantangan, adapun penyebabnya adalah dipengaruhi oleh beberapa faktor tantangan yang sudah dijabarkan pada bab pendahuluan terkait rumusan masalah. Selanjutnya guru dapat menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan serta bagaimana prosesnya dalam menerapkan langkah-langkah tersebut beserta pihak yang terlibat/sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini, berikut adalah langkah-langkah dan tata cara dalam menerapkan alternatif solusi yang telah dipilih:
A. Langkah-Langkah Melakukan Aksi
Langkah-langkah yang dilaksanakan berdasarkan tantangan yang dihadapi, yaitu antara lain:
1. Faktor Anak:
a. Mengagendakan observasi obyek pembelajaran di luar sekolah sesuai dengan topik belajarnya
b. Melibatkan anak dalam berpartisipasi menentukan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan
c. Melakukan pembaharuan secara terus-menerus dalam menyuguhkan kegiatan secara beragam dan sekreatif mungkin.
d. Melakukan ATM (amati, tiru dan modifikasi) terhadap pembelajaran yang relevan bagi kebutuhan belajar anak sesuai karakteristik dan gaya belajarnya.
e. Menentukan kegiatan differensiasi yang akan dilaksanakan, baik secara proses, konten maupun produk
2. Faktor Guru
a. Melakukan sharing bersama patner atau rekan guru
b. Melakukan konsultasi dengan pengawas, kepala sekolah maupun teman sejawat
c. Melakukan pengembangan diri melalui pelatihan, diklat maupun workshop yang dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan wawasan dalam menciptakan pembelajaran sesuai konsep merdeka belajar
d. Meningktakan kompetensi diri secara mandiri melalui platform merdeka mengajar
e. Membuat agenda kegiatan literasi one month one book sebagai sarana penunjang upgrading kompetensi diri untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak, dll
3. Faktor Sarana dan Prasarana
a. Melakukan kolaborasi dengan guru kelas lain untuk menyiapkan APE, penyediaan media atau bahan pembelajaran lainnya yang dibutuhkan
b. Pemanfaatan bantuan dari pemerintah berupa BOP untuk pemenuhan kebutuhan fasilitas bermain yang beragam
c. Pemanfaatan media hemat biaya dengan recycling barang bekas yang ada di bank sampah sekolah
B. Strategi dan Tata Cara Melakukan Aksi
Tata cara dalam menerapkan strategi pembelajaran berdifferensiasi adalah sebagai berikut:
1. Menyusun perencanaan yang tertuang dalam perangkat pembelajaran secara matang
2. Melakukan persiapan pembelajaran selama satu minggu yang akan dilaksanakan pada hari sabtu minggu sebelumnya, yaitu persiapan media, bahan dan alat, LK yang dibutuhkan, dll
3. Guru bersama tim dalam satu jenjang untuk berkolaborasi mencari sumber rujukan pembelajaran, baik dari buku, jurnal maupun sumber referensi secara online
4. Menata persiapan pembelajaran yang akan dilaksanakan sesuai dengan perencanaan, yaitu setting tempat, penataan media, bahan dan alat belajar, penentuan durasi kegiatan sebagaimana alokasi waktu yang disediakan
5. Menerapkan konsep studen center sehingga guru menjadi fasilitator dan mediator dalam pelaksanaan pembelajaran
6. Melakukan scaffolding jika diperlukan
7. Mencatat hasil observasi penilaian dan melakukan evaluasi serta refleksi untuk perencanaan kegiatan pembelajaran berikutnya
8. Merencanakan kegiatan pengayaan dan perbaikkan sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan tuntas
Hal ini dapat berjalan baik jika langkah-langkah serta strategi dan tata cara untuk melakukan pembelajaran differensiasi yang sudah dipilih tersebut bisa dilakukan dengan benar serta adanya dukungan dari semua pihak sehingga dapat dilakukanya kolaborasi bersama teman patner serta alokasi waktu persiapan dan pelaksanaan yang memadai. Semua itu adalah suatu yang tidak bisa lepas dari adanya persiapan dan alternatif solusi yang diambil untuk keterlaksanaan pembelajaran supaya capaian pembelajaran tetap sesuai dengan rancangan dan tujuan pembelajaran yang sudah dirancang. Sumber daya dan materi dalam pelaksanaan strategi pembelajaran differensiasi ini adalah berdasarkan kurikulum nasional yang sudah diramu dengan kurikulum khas sekolah secara terencana dan terukur. Adapun pihak-pihak yang mendukung pelaksanaan pembelajaran differensiasi adalah sebagai berikut:
1. Seluruh Tim edukatif/guru
2. Ketua Komite dan pengurus Paguyuban
3. Seluruh orang tua
4. Peserta didik TK Plus At Taqwa
BAB III
KESIMPULAN
A. Hasil Refleksi
Berdasarkan analisis hasil asesmen pembelajaran differensiasi yang dilaksanakan pada siklus 2 ini, yaitu pada hari senin, tanggal 29 Januari 2024 didapatkan hasil perkembangan dan peningkatan yang signifikan. Sebagaimana perbandingan prosentase rekapitulasi penilaian hasil asesmen pembelajaran di siklus 1 adalah 55.83 % dan saat siklus 2 mencapai 75 %. Adapun standar hasil belajar anak yang harus dicapai secara minimal rata-rata dalam satu kelas adalah 65 %. Berdasarkan rekapitulasi nilai tersebut dapat diketahui prosentase hasil atau capaian belajar anak sesuai tujuan pembelajaran yang hendak dicapai adalah sebagai berikut :
1. Mencocokkan kata dengan gambar
· Belum muncul ada 1 anak dengan prosentase 4,16 %
· Muncul ada 18 anak dengan prosentase 75 %
2. Menonton video tentang profesi orang tua
· Belum muncul ada 0 anak dengan prosentase 0 %
· Muncul ada 19 anak dengan prosentase 79,16 %
3. Diskusi tentang Profesi orang tua
· Belum muncul ada 3 anak dengan prosentase 7.20 %
· Muncul ada 16 anak dengan prosentase 66,66 %
4. Quiz memasangkan gambar profesi dan tempat kerja
· Belum muncul ada 0 dengan prosentase 0 %
· Muncul ada 19 dengan prosentase 79,16 %
5. Membuat Karya
· Belum muncul ada 3 anak dengan prosentase 7,20 %
· Muncul ada 16 anak pula dengan prosentase 66,66 %
Jumlah anak dalam satu kelas ada 24 anak namun ada 5 anak tidak hadir, jd prosentase ketidakhadiran anak pada hari itu ada 20,83 %. Berdasarkan hasil capaian pembelajaran tersebut menunjukkan bahwasannya penggunaan Strategi Pembelajaran Differensiasi pada kegiatan belajar di siklus 2 sudah menunjukkan peningkatan secara signifikan dengan hasil belajar yang sudah dijabarkan pada tabel rekapitulasi dan prosentase diatas standar minimal rata-rata kelas 65 %. Maka dari itu strategi pembelajaran berdifferensiasi dapat direkomendasikan untuk digunakan dan diterapkan pada pembelajaran setiap hari secara optimal dan maksimal.
B. Simpulan
Pembelajaran yang dilaksanakan berdasarkan hasil identifikasi permasalahan yang dialami anak. adapun permasalahan yang perlu diselesaikan pada kel. B1 adalah Rendahnya Motivasi Belajar Anak di Kelas Inklusi. Upaya yang akan digunakan dalam pemecahan masalah tersebut adalah menggunakan strategi pembelajaran Differensiasi dengan sub elemen tujuan pembelajaran yang hendak dicapai adalah anak dapat menunjukkan kemampuan dasar berpikir kreatif. Dalam penerapan strategi pembelajaran differensiasi pada kel. B di TK Plus At Taqwa Brondong didapatkan sebuah hasil capaian perkembangan anak dalam menunjukkan kemampuan dasar berpikir kreatif mengalami peningkatan yang signifikan, hal ini dapat dilihat hasil capaian pada saat siklus 1 adalah 55.83 % sedangkan hasil capaian pada siklus 2 adalah 75 %.
Penerapan strategi pembelajaran differensiasi sesuai dengan konsep merdeka belajar dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya dukungan dari berbagai pihak, terutama dari pihak guru, yaitu guru mampu menterjemahkan dan menyuguhkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan anak berdasarkan karakteristik, gaya belajar, minat, dst. Untuk memenuhi hal itu, guru telah melakukan pengembangan diri melalui pelatihan, workshop, diklat. Serta tak segan-segan melakukan konsultasi, sharing, dan kolaborasi secara intens sehingga dalam pengadaan media, bahan, APE, alat belajar yang akan digunakan dapat disiapkan dengan maksimal dan optimal.
C. Saran
Demikian paparan terkait penerapan strategi pembelajaran differensiasi yang telah dilaksanakan di TK Plus At Taqwa Brondong, semoga hal baik ini dapat memotivasi diri dan menginsiprasi rekan guru setanah air supaya semangat belajar dan menjadi pembelajar sepanjang hayat dengan harapan dapat memberikan dedikasinya dalam pembelajaran yang berkualitas dan mampu meningkatkan kemampuan dasar anak secara holistik intergratif, yaitu pada seluruh aspek perkembangan. Tidak hanya meningkatkan kemampuan dasar dalam berpikir kreatif akan tetapi dapat juga meningkatkan kemampuan dasar anak berpikir kritis, kolaboratif, kemampuan literasi dan numerasi, dst.
DAFTAR PUSTAKA
Standar. K. K. B, (2022). Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 009. HKR/2022.
PKP, Nasional. (2007) Jakarta: Derpartemen pendidikan nasional, 2007 - academia.edu
Nasional, P. K. P. Kerangka dasar kurikulum pendidikan anak usia dini. Jakarta: Derpartemen pendidikan nasional, 2007.
Allisya Sendy. Candra Dewi, Heny Kusuma Widyaningrum. “Pengaruh Pembelajaran Diferensiasi Berbantuan Website Genially terhadap Motivasi Belajar Siswa”, Vol 2, No 2 (2023). http://prosiding.unipma.ac.id/index.php/SENASSDRA/article/view/4481
,
LAMPIRAN
REKAPITULASI PENILAIAN
TAMAN KANAK-KANAK Plus AT TAQWA
SEM/KEL./TP. : 1/B-1/2023-2024
Minggu/Putaran : 1/1
Hari/Tanggal : Senin, 29 Januari 2024
Topik : Profesi orang tua
Sub Elemen TP : Anak dapat menunjukkan kemampuan dasar berpikir kreatif
Tujuan Pembelajaran :
1. Anak dapat mensyukuri profesi orang tua sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
2. Anak mampu mengenal berbagai macam profesi
3. Anak dapat menyebutkan profesi dan tempat kerja orang tua masing-masing.
4. Anak mampu mencocokan kata profesi sesuai gambarnya
5. Anak dapat membuat karya sederhana topik profesi orang tua
No
Nama
Capaian/Kegiatan
Ket
Mencocokkan kata dengan gambar
Menonton video tentang profesi orang tua
Diskusi tentang Profesi orang tua
Quiz memasangkan gambar profesi dan tempat kerja
Membuat Karya
BM
M
BM
M
BM
M
BM
M
BM
M
1
Al zavier
√
√
√
√
√
2
Ichan
√
√
√
√
√
3
Bintang
√
√
√
√
√
4
Hanan
√
√
√
√
√
5
Azzan
√
√
√
√
√
6
Devlyn
√
√
√
√
√
7
Najwa
√
√
√
√
√
8
Fathan
Sakit
9
Tsabita
√
√
√
√
√
10
Hamish
√
√
√
√
√
11
Faaza
√
√
√
√
√
12
Vino
Ijin Pergi
13
Sila
√
√
√
√
√
14
Naka
Sakit
15
Maisya
Sakit
16
Hafidz
√
√
√
√
√
17
Agam
Sakit
18
Feeza
√
√
√
√
√
19
Arin
√
√
√
√
√
20
Bella
√
√
√
√
√
21
Shaquen
√
√
√
√
√
22
Syakila
√
√
√
√
√
23
Khaira
√
√
√
√
√
24
Arvino
√
√
√
√
√
Jumlah
1
18
19
3
16
19
3
16
Keterangan :
BM (Belum muncul) : Skor 1-2
M (Muncul) : Skor 3-4
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar