Lk.1 Analisis Hasil Asesmen PPG Daljab Angkatan 3
LK-1. Format Laporan Hasil Analisis Penilaian Pembelajaran
Pada tugas ini Anda diminta untuk menuliskan Laporan Hasil Analisis Penilaian Pembelajaran pada salah satu kegiatan inovasi pembelajaran yang dilakukan. Silakan ikuti langkah berikut ini untuk membantu Anda dalam menuliskan Laporan Hasil Analisis Penilaian Pembelajaran (LK-2).
1. Pilihlah salah satu pembelajaran yang merupakan rencana aksi yang telah dirancang pada langkah 7 MK Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Diharapkan pembelajaran yang dipilih adalah pembelajaran yang direkam.
2. Bandingkan hasil penilaian pembelajaran (proses dan/atau hasil) siswa/i dengan capaian pembelajaran yang Anda pilih.
3. Lakukan analisis terhadap penilaian yang telah dilaksanakan. Untuk analisis penilaian, kaitkan hal-hal yang berjalan dengan baik dan hal-hal yang masih menjadi hambatan saat kegiatan penilaian berlangsung dengan teori yang dipelajari saat MK Pengembangan Perangkat Pembelajaran.
4. Laporan Hasil Analisis Penilaian Pembelajaran pada PPL PPG Daljab diserahkan sebanyak 1x untuk siklus 1 dan 1x untuk siklus 2.
Nama Mapel
PAUD
Tempat Pelaksanaan
TK Plus At Taqwa Brondong-Lamongan
Waktu Pelaksanaan
Senin, 29 Januari 2024
Nama Mahasiswa
Nurul Hidayati, S.Pd
Nama Guru Pamong
Salma Rachim, S.Pd.
Nama Dosen
Siti Nurjannah, M.Pd
I. Deskripsi Kegiatan Penilaian
(Kegiatan apakah yang Anda lakukan untuk menilai proses dan/atau hasil pembelajaran siswa/i Anda saat inovasi pembelajaran berlangsung? Penilaian dapat berupa assessment for learning, assessment as learning, atau assessment of learning)
Jenis penilaian yang digunakan untuk mengetahui capaian pembelajaran anak-anak pada hari Senin, tanggal 29 Januari 2024 di TK Plus At Taqwa Brondong Kab. Lamongan tepatnya pada kelompok B kelas Al Malik adalah assesmen of learning atau penilaian hasil belajar. Penilaian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, ketrampilan, maupun sikap. Penilaian rating scale digunakan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan wawasan anak, yaitu dengan melalui kegiatan diskusi secara terbuka terkait obyek pembelajaran yang sudah diamati melalui video, game Itaka Hasima mencocokkan kata nama profesi dengan gambarnya maupun review melalui quiz memasangkan gambar profesi pada gambar tempat kerja pada peraga poster bongkar pasang serta melalui pertanyaan pemantik yang disampaikan oleh guru. Selanjutnya untuk mengetahui ketrampilan anak dalam pembelajaran pada saat kegiatan inti, guru menggunakan teknik penilaian hasil karya. Penilaian tersebut dilakukan guru pada saat pembelajaran berlangsung melalui observasi proses belajar anak dan penilaian saat anak menyelesaikan kegiatan pembelajaran dengan melihat hasil pengerjaan tugasnya.
II. Hasil dan Manfaat Penilaian
(Bagaimana hasil yang diperoleh dari kegiatan penilaian yang Anda lakukan? Apakah ada manfaat yang dirasakan siswa/i untuk meningkatkan kemampuan sikap, pengetahuan dan/atau keterampilan terhadap topik yang diajarkan? Apakah hasil penilaian menggambarkan pencapaian tujuan pembelajaran yang Anda tetapkan? Kaitkan penjelasan Anda dengan materi yang dipelajari pada MK Pengembangan Perangkat Pembelajaran)
Analisis hasil asesmen yang dilakukan guru selama pembelajaran berlangsung didapatkan sebuah hasil atau capaian perkembangan dan peningkatan yang signifikan. Berdasarkan rekapitulasi penilaian hasil asesmen pembelajaran dapat dilihat prosentasenya saat pembelajaran di siklus 1 ini adalah 55.83 %. Adapun standar hasil belajar anak yang harus dicapai adalah 65 % rata-rata dalam satu kelas. Berikut ini rekapitulasi hasil penilaian proses pembelajaran pada siklus 2 yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini:
REKAPITULASI PENILAIAN
TAMAN KANAK-KANAK Plus AT TAQWA
SEM/KEL./TP. : 1/B/2023-2024
Minggu/Putaran : 1/1
Hari/Tanggal : Senin, 29 Januari 2024
Topik : Profesi orang tua
Sub Elemen TP : Anak dapat menunjukkan kemampuan dasar berpikir kreatif
Tujuan Pembelajaran :
1. Anak dapat mensyukuri profesi orang tua sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa
2. Anak mampu mengenal berbagai macam profesi
3. Anak dapat menyebutkan profesi dan tempat kerja orang tua masing-masing.
4. Anak mampu mencocokan kata profesi sesuai gambarnya
5. Anak dapat membuat karya sederhana topik profesi orang tua
No
Nama
Capaian/Kegiatan
Ket
Mencocokkan kata dengan gambar
Menonton video tentang profesi orang tua
Diskusi tentang Profesi orang tua
Quiz memasangkan gambar profesi dan tempat kerja
Membuat Karya
BM
M
BM
M
BM
M
BM
M
BM
M
1
Al zavier
√
√
√
√
√
2
Ichan
√
√
√
√
√
3
Bintang
√
√
√
√
√
4
Hanan
√
√
√
√
√
5
Azzan
√
√
√
√
√
6
Devlyn
√
√
√
√
√
7
Najwa
√
√
√
√
√
8
Fathan
Sakit
9
Tsabita
√
√
√
√
√
10
Hamish
√
√
√
√
√
11
Faaza
√
√
√
√
√
12
Vino
Ijin Pergi
13
Sila
√
√
√
√
√
14
Naka
Sakit
15
Maisya
Sakit
16
Hafidz
√
√
√
√
√
17
Agam
Sakit
18
Feeza
√
√
√
√
√
19
Arin
√
√
√
√
√
20
Bella
√
√
√
√
√
21
Shaquen
√
√
√
√
√
22
Syakila
√
√
√
√
√
23
Khaira
√
√
√
√
√
24
Arvino
√
√
√
√
√
Jumlah
1
18
19
3
16
19
3
16
Keterangan :
BM (Belum muncul) : Skor 1-2
M (Muncul) : Skor 3-4
Berdasarkan rekapitulasi nilai tersebut dapat diketahui prosentase hasil atau capaian belajar anak sesuai tujuan pembelajaran yang hendak dicapai adalah sebagai berikut :
1. Mencocokkan kata dengan gambar
· Belum muncul ada 1 anak dengan prosentase 4,16 %
· Muncul ada 18 anak dengan prosentase 75 %
2. Menonton video tentang profesi orang tua
· Belum muncul ada 0 anak dengan prosentase 0 %
· Muncul ada 19 anak dengan prosentase 79,16 %
3. Diskusi tentang Profesi orang tua
· Belum muncul ada 3 anak dengan prosentase 7.20 %
· Muncul ada 16 anak dengan prosentase 66,66 %
4. Quiz memasangkan gambar profesi dan tempat kerja
· Belum muncul ada 0 dengan prosentase 0 %
· Muncul ada 19 dengan prosentase 79,16 %
5. Membuat Karya
· Belum muncul ada 3 anak dengan prosentase 7,20 %
· Muncul ada 16 anak pula dengan prosentase 66,66 %
Catatan :
Jumlah anak dalam satu kelas 24 namun ada 5 anak tidak hadir, jd prosentase ketidakhadiran anak 20,83 %
Berdasarkan hasil capaian pembelajaran tersebut menunjukkan bahwasannya penggunaan strategi pembelajaran berdifferensiasi pada kegiatan belajar di siklus 2 sudah menunjukkan peningkatan secara signifikan dengan hasil belajar yang sudah dijabarkan pada tabel rekapitulasi dan prosentase diatas standar minimal rata-rata kelas 65 %. Maka dari itu strategi pembelajaran berdifferensiasi dapat direkomendasikan untuk digunakan dan diterapkan pada pembelajaran setiap hari secara optimal dan maksimal.
III. Tantangan Kegiatan Penilaian
(Apakah yang menjadi tantangan Anda saat kegiatan penilaian berlangsung? Apakah hasil penilaian menggambarkan penilaian yang komprehensif? Mengapa dan kaitkan alasan Anda dengan materi dipelajari pada MK Pengembangan Perangkat Pembelajaran.)
Tantangan dalam melakukan penilaian ada beberapa faktor, antara lain:
1. Faktor anak
Ada beberapa anak yang sangat aktif dalam berbicara sehingga sulit untuk fokus mengikuti kegiatan, dan ada pula anak yang percaya dirinya kurang sehingga sering kali mengerjakan tugas dengan ragu-ragu. Hal tersebut menyebabkan kemampuan anak dalam berpikir kreatif sesuai ide dan imajinasinya belum bisa terlihat secara riil untuk dilakukan penilaian sebagaimana mestinya.
2. Faktor guru
Saat kegiatan pembelajaran dilaksanakan, guru fokus mendampingi anak supaya bisa memastikan anak-anak bisa melaksanakan kegiatan dengan tuntas dan maksimal sehingga pencatatan hasil pengamatan dan penilaian saat proses pembelajaran berlangsung belum maksimal.
Menurut saya selaku guru yang menilai kegiatan pembelajaran ketika itu, pencatatan hasil penilaian yang dilaksanakan di akhir waktu (dengan melihat hasil penugasan dan mengacu proses kegiatan) sudah menggambarkan penilaian secara komprehensif sebuah proses belajar anak karena dengan penilaian tersebut dapat mengukur dan mengetahui pengetahuan, ketrampilan maupun sikap anak yang dia tunjukkan dalam kegiatan pembelajaran dilaksanakan.
IV. Solusi Pemecahan Masalah
(Adakah solusi yang Anda lakukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi pada kegiatan penilaian? Mengapa dan kaitkan alasannya dengan materi yang dipelajari pada MK Pengembangan Perangkat Pembelajaran.)
Adapun solusi dalam pemecahan masalah yang menjadi tantangan dalam penilaian tersebut, antara lain:
1. Faktor anak
Guru melakukan pengkondisian anak dengan berbagai ice breaker atau aktivitas fisik motorik secara optimal, memberikan apersepsi dengan menarik sehingga anak semangat untuk memperhatikan, menggunakan ragam media yang menarik dalam menyampaikan materi (tidak menggunakan satu jenis media saja), memberikan kesempatan dan penguatan pada anak untuk mengekspresikan ide kreatifnya. Selain itu mengajak anak belajar secara riil di dunia nyata untuk mengamati obyek belajarnya.
2. Faktor guru
Guru menyuguhkan pilihan ragam kegiatan minimal tiga, sebagai cerminan differensiasi learn dengan mengacu pada karakteristik, kemampuan dan kebutuhan belajar anak dalam kelas tersebut sehingga kegiatan berdifferensiasi bisa diterapkan sesuai dengan konsep yang benar yang berpihak pada anak. Guru juga perlu mendiskusikan bersama patner terkait teknik dan manajemen dalam melakukan penilaian supaya efektif mencatat proses awal-selesai kegiatan pembelajaran sehingga hasil penilaian dapat terukur secara holistik dan komprehensif.
V. Rencana Tindak Lanjut
(Apakah rencana tindak lanjut (RTL) Anda untuk menjadikan kegiatan dan hasil penilaian sesuai dengan tujuan pembelajaran dan pendekatan/metode/strategi pembelajaran berikutnya?)
Adapun rencana tindak lanjut yang harus saya lakukan adalah sebagai berikut:
1. Menyiapkan dan menggunakan media pembelajaran yang menarik lebih dari satu media
2. Mengagendakan observasi obyek pembelajaran di luar sekolah sesuai dengan topik belajar
3. Melakukan sharing bersama, konsultasi dengan teman, pengembangan diri dengan mengakses platform merdeka mengajar secara intens terkait dengan hal-hal yang dibutuhkan guru dalam mencari solusi untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.
4. Melakukan ATM (amati, tiru dan modifikasi) terhadap teknik dan metode penilaian yang efektif bagi kebutuhan belajar anak
Daftar Pustaka
Standar, K. K. B. (2022). Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 009. HKR/2022.
PKP Nasional - Jakarta: Derpartemen pendidikan nasional, 2007 - academia.edu
Nasional, P. K. P. (2007). Kerangka dasar kurikulum pendidikan anak usia dini. Jakarta: Derpartemen pendidikan nasional.
Lamongan, 31 Januari 2024
Dibuat oleh Disetujui oleh
(Nurul Hidayati, S.Pd) (Salmah Rachim, S.Pd.)
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar