Mr. X
Kehamilan ketiga dari si loly, kucing Persia milik kami sebenarnya tidak terlalu diharapkan. Rumah kami yang kecil sudah sesak dengan si loly dan dua anaknya dari perkawinan pertama. Momo dan Popo yang berbadan besar dan berumur 1 tahun. Bukan hanya itu, tambah jumlah kucing, tentu tambah bahan makanan dan tambah material yang bernama pup kaan….
Kehamilan keduanya berakhir dengan keguguran, karena loly stress, begitulah kata dokter hewan yang merawatnya. Sehingga tak seekorpun dari empat ekor anak loly yang dapat diselamatkan. Padahal kami sangat berharap mendapatkan anak kucing yang lucu-lucu dari perkawinannya dengan induk Persia jantan juga.
Kehamilan ketiga ini adalah hasil perkawinannya dengan induk kucing kampung milik tetangga sebelah. Tapi apa mau dikata, anak kucing yang di dalam rahimnya, tentu saja tetap dilahirkan.
Tiga ekor anak kucing lahir, seekor belang tiga, mirip warna bulu loly, seekor warna putih dan seekor putih semburat kuning. Dalam waktu satu minggu setelah kelahiran, dua anak loly mati. Kini tinggallah kucing dengan bulu putih semburat kuning. Loly pun mengurus anak tunggalnya itu dengan sepenuh hati.
Banyak nama yang diusulkan, tetapi ada saja anggota rumah yang tidak setuju dengan nama yang diusulkan. Kini, anak kucing itu sudah berumur lebih dari satu tahun. Sudah pintar lari-lari keliling rumah bahkan memanjat. Tapi masih belum juga mendapatkan nama yang cocok untuknya. Jadilah dia kucing no name atau Mr.X.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar