ENAM ZULHIJJAH
Enam Zulhijjah, tepat empat hari sebelum pelaksanaan puncak haji. Antrian di depan kamar petugas kesehatan sedikit lebih ramai dari biasanya. Ini kunjungan ku yang ke dua. Batuk disertai lendir yang tak kunjung berhenti, memaksaku menemui dr Ika, dokter keloter kami.
Sebenarnya aku sudah mengkonsumsi obat batuk, antibiotik dan vitamin yang diberikan petugas kesehatan sebelumnya. Bahkan disertai dengan obat-obat tradisional seperti kencur (Kaemferia galanga).
Saat berangkat ke tanah suci, tidak pernah terfikirkan untuk membawa salah satu bumbu dapur ini. Alhamdulillah, ada teman yang membawanya dan ternyata sangat laris. Berita ada yang membawa kencur ini pun tersebar sangat cepat. Jamaah yang kamarnya ada di lantai satu sampai lantai lima mengetahui kalau ada yang membawa kencur. Dan berduyun duyun mampir ke kamar jamaah yang membawa kencur.
Kencur dicuci terlebih dahulu. Jika ukuran kencur besar, maka dipotong kecil-kecil. Kemudian dikunyah. Hangatnya terasa di dada dan mampu mengurangi tenggorokan yang gatal. Namun, batukku ini mungkin masih belum cukup jika hanya mengunyah kencur.
Perbedaan suhu udara yang cukup tinggi antara suhu di tanah air dengan di Arab Saudi merupakan penyebab awal batuknya para jamaah. Biasanya batuk disertai flu dan dengan mudah menyebar melalui udara.
Beberapa jamaah memutuskan untuk salat zuhur di musola hotel saja untuk mengurangi terpapar udara panas yang cukup tinggi. Terdengar suara batuk sahut menyahut. Semua mempersiapkan kondisi fisiknya menuju hari wukuf di Arafah.
Enam zulhijjah, emapt tahun silam. Membuka kenangan yang tidak akan pernah dilupakan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar