BIBIR
#TantanganMenulisGurusiana Hari Ke-236
Bibir manis
Berhentilah berdusta
Berhentilah menangis
Berhentilah mengadu domba
#
Bibir manis
Jangan sampai jadi pisau
Melukai hati saudaramu
Berdzikirlah
#
Dzikir Bersama lidah
Lidah tak bertulang
Berdzikr Astaghfirullah
Allah… Allah… Allah…
#
Teruslah berdzikir
Sampai iri, dendam kesumat
Sombong, takabur
Hilang, terusir, pergiKonten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Bibir manis meronaKeren salam sehat selalu dan salam Literasi skss ya Say
Maturnuwun bunda, siap skss
Mantap,.puisi nasihat yg apik..mengajak selalu bermuhasabah diri...trimakasih
Syukron pak Adri..
Bibir merah delima
Merah merekah.. Merona.. Maturnuwun bubda
Lisan itu bagai pisau , berdzikir lebih baik
Dzikrullah.. Maturnuwun bu Tyas
Nasihat untuk kita semua Bun. Keren. Semangat berliterasi, semoga sukses selalu. Amin.
Maturnuwun pak Edi.