Penanganan Agresi Anak Melalui Pendekatan Penguatan Karakter Keluarga Berbasis Agama
( #TantanganGurusiana Hari ke 55)
Materi ini saya dapatkan Ketika mengikuti Diklat Peningkatan Kompetensi Keahlian Mahir Tenaga Pendidik Tingkat Nasional Dilaksanakan oleh Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN) Surabaya secara Daring selama tanggal 6-16 Juni 2020 melalui grup Telegram. Sedangkan video sambutan dan materi diberikan lewat Zoom/Youtube. Ada sebelas materi yang disampaikan. Resume Materi pertama :
1. Penanganan Agresi Anak Melalui Pendekatan Penguatan Karakter Keluarga Berbasis Agama
Pemateri : Dr. Agus Akhmadi, M.Pd
Pendidikan berbasis nilai agama sangat penting dipraktekkan oleh orang tua kepada anaknya. Namun, jangan hanya sebatas teori untuk mengindari radikalisme . Sebab, bagaimanapun keluarga adalah pondasi pertama dalam penanaman nilai karakter pada anak. Anak yang dibesarkan oleh orang tua yang penuh orientasi nilai agama, pemberian contoh yang baik oleh ortu, kasih sayang, kepedulian, dukungan, penerimaan dan pengawasan dalam batas tepat mampu menurunkan sikap agresi yang terbentuk Ketika anak tersebut mulai menginjak remaja bahkan dewasa.
Nah, lantas bagaimana jika orang tua agak terlambat menyadari kekeliruannya?
Dalam hal ini, misalnya baru menyadari kesalahan pola asuhnya Ketika anak sudah usia remaja. Di saat anak tersebut telah bertindak agresi. Maka guru harus berkoordinasi dengan ortu dan perlu kesungguhan ortu untuk mengidentifikasi penyebabnya, bantu anak mengekspresikan emosi dengan tepat, beri reward, tetap tenang dan jangan menyerah. Seorang anak lelaki bisa bertindak kasar juga bisa disebabkan karena secara alam bawah sadar ia meniru tindak tanduk orang tua khususnya ibu yang juga kasar. Maka diperlukan komitmen orang tua untuk mau menurunkan ego dan berubah.
Pemateri memberikan link Youtube (saya sertakan di bawah postingan ini videonya_ lalu peserta diminta memaknai
1. Bagaimana bentuk agresi siswa yang sering terjadi di rumah atau sekolah saudara.
2. Anak agresif yang berasal dari keluarga kurang religius sulit ditangani?.
3. Pengalaman pribadi saudara mengatasi agresifitas anak (di rumah atau di sekolah).
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar