Nyamuk
Seperti biasa selesai absen di ruang tata usaha, aku berjalan menuju ruang guru. Tidak terlalu jauh jarak antara ruang guru dan ruang tata usaha, tapi kalau hujan turun lumayan lah seragamku bisa basah kuyup.
Hari ini aku datang agak siang dari biasanya. Waktu aku memasuki ruang guru, terlihat olehku taplak meja ibu Nunuk di lipat ke atas meja, sehingga terlihat isi di bawah mejanya.
Tidak biasanya ibu Nunuk melakukan seperti itu, yang aku tahu beliau adalah guru yang rapi, baik dalam berpakaian ataupun menata mejanya.
"Mengapa dengan taplak mejanya bu? Kok tersingkap ke atas meja? Tanyaku memyapa beliau
" Banyak nyamuknya bu…"
Aku baru sadar ada yang terlupa, tidak aku bawa ke sekolah. Ya sekarang lagi musim penghujan, nyamuk-nyamuk mulai banyak di kolong meja. kolong mejaku juga banyak nyamuknya. Dan barang yang lupa aku bawa adalah obat nyamuk elektrik yang baru kemarin sore aku beli
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen cerpennya, Bunda. Salam literasi
Terimakasih, pak dede, salam literasi juga
Mantul ceritanya Bunda. Skses sll
Nyamuk memang mengganggu ya bu. Semoga sehat n bahagia selalu bersama keluarga tercinta. Barokallah
Aamiin, terimakasih doanya
Keren. Semprot minyak wangi nyamuknya pergi bu
Nyamuk nya ntar nyamuk lain yang datang karena harum