Umat dalam Islam
Prinsip Negara dalam Islam, islam memandang kaum muslimin sebagai suatu umat yang dari mereka terbentuk sesuatu yang dikenal dalam peristilahan sebagai " negara". Dalam pembentukan negara ini terwujudlah keistimewaan - keistimewaan dan sendi - sendi kekuatan yang merupakan besik kebesaran, keagungan dan kedudukan yang kuat. Kesemuanya itu merupakan ciri - ciri negara Islam atau di sebut pula الدين الدولة atau Ad - Daulah Al - Islamiyah. Sendi - sendi kekuatan yang ada empat, yaitu:
Pertama: Al - Ukhuwwah Ad-Diniyah ( persaudaraan seagama)
Dalam negara, Islam tidak memandang kepada bangsa, ras dan berdiam manusia pada suatu negri tertentu. Sebagaimana yang lazim dikenal oleh manusia tentang pengertian negara. Islam memandang, bahwa bentuk negara seperti itu merupakan pembatasan dan penyempitan yang bertentangan dengan sifat - sifat agama yang universal dan agama samawi ( yang diturunkan dari langit) yang menghendaki kebahagiaan bagi seluruh manusia. Karena itu pula, Islam meningkatkan derajat manusia dari seluruh pandangan dan pertimbangan perseorangan.
Islam memiliki prinsip - prinsip hidup yang tinggi, yaitu mempersatukan umat manusia berdasarkan gagasan atau akidah yang menjadi panutan seluruh manusia berdasarka keimanan dan kerelaan. Akidah menjadi alat pemersatu yang mengikat antarmereka , dan merupakah roh yang hidup dalam manusia.
Al - Ukhuwwah Al - Diniyah merupakan bentuk yang paling tepat tentang kesatuan bersama. Allah Swt berfirman dalam Al qur 'an
انما المؤمنون اخوة (الحجرات ١٠)
"Sesungguhnya orang - orang mu'min itu bersaudara....."
Demikian halnya Rasullah Saw. Bersabda: " Al- muslim akhul muslim ( orang muslim itu saudara bagi muslim lainnya.
Dalam hal persaudaraan ini yang melebihi kecintaan diatas kecintaan kepada persaudaraan antar manusia.
Kedudukan Al - Ukhuwwah Al- Diniyah tingkatannya melebihi dari bentuk hubungan lain, bahkan hubungan keturunan sekalipun,
Dalam kaitannya dengan Al- Ukhuwwah Al- Diniyah banyak ayat - ayat Al- Qur'an dan hadis yang berkenaan dengan Ukhuwah tersebut contoh; hadis Nabi Muhammad Saw.
المؤمن كالبنيان يشد بعضكم بعضا
" orang mu'min itu ibarat sebuah bangunan yang saling menguatkan satu dengan lainnya.Bisa hidup tentram saling asah saling asih, hidup rukun dengan sesama saudara muslim.
Dalam sebuah ayat yang sangat menarik ketika, seorang muslim ditimpa satu ujian hidup
atau musibah maka umat muslim yang lain karna Al - Ukhuwwah Al - Diniyah ( persaudaraan seagama) katakan lah ketika saudara sesama muslim wafat apakah itu di satu negara atau berjauhan dengan negara - negara lain mereka ummat muslim ikut berduka ikut menyolatkan jenazah baik dekat maupun jauh dengan sholat goibnya..
Firman Allah Swt. dalam surat Al - Hasyr ayat 10.
ربنا اغفر لنا وإخواننا الذين يبقونا بالايمان ولا تجعل فى قلوبنا غلاللذين آمنوا
" ya Tuhan kami ampunilah dosa kami dan dosa saudara - saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang- orang yang beriman"
Kedua jaminan sosial
Jaminan sosial merupakan suatu keharusan atau dalam agama Islam merupakan kewajiban bagi negara sebagai manifestasi rasa tanggung jawab, terhadap rakyatnya, antara satu dan lainnya.
Islam mensyariatkan untuk ummatnya agar dapat mengurangi bahkan memikul beban saudaranya sehingga kebahagian menjadi merata di setiap kehidupan manusia.
Jaminan sosial ini mempunya dua segi yaitu
1.segi material
Islam mensyariatkan berzakat mal bagi mereka yang mampu dan zakat fitrah diwajibkan setiap individu demikian juga dengan infak sedekah agar mendapatkan keberkahan bagi rizkinya dan ke ridhaan Allah Swt. memberikannya kepada yang mustahik atau yang berhak untuk menerimanya.
2 segi moral
Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan ,umum maupun agama..agar setiap individu merasakan kesejukan hati ketentraman jiwa yang berakibat yang baik bagi bangsa dan agama mereka.
"Matsalulladzina yunfiquuna amwalahum fi sabilillahi kamatsali habbatin anbatat sab'a sanabila ,fi kullisumbulatin miatu habbah , wallahu yudhoifu limanyasya, wallahu waa si'un 'aliim.
Perumpamaan orang yang menafkahkan harta mereka di jalan Allah seperti halnya sebutir biji / benihpadi, maka padi itu akan tumbuh 7 tangkai (bulir) dan tiap - tiap tangkainya 100 biji, Allah melipat gandakan ( ganjaran)fahala bagi siapa yang Allah kehendaki, dan Allah Maha luas ( karunia - Nya) lagi Maha mengetahu.
Ketiga Musyawarah
Musyawarah adalah sendi bagi suatu bentuk pemerintahan yang baik. Ia juga merupakan jalan untuk melihat kebenaran. musyawarah sebagai salah satu unsur kepribadian orang yang beriman.
Menurut prof Dr.Mahmud Syaltut, "Musyawarah merupakan salah satu sendi bagi suatu bentuk pemerintahan yang baik. Ia juga merupakan jalan untuk melihat kebenaran, mengetahui pendapat yang matang, diperintahkan oleh Al qur'an dan dijadikan sebagai salah satu unsur yang menjadi landasan utama tegaknya Daulah Islamiah".
Ihwal musyawarah sebagai salah satu unsur kepribadian orang yang beriman. Ketika kaum muslimin ditimpa kekalahan pada perang uhud, turunlah perintah Allah kepada Nabi Muhammad Saw. Agar melakukan musyawarah bersama sahabat beliau dalam memecahkan permasalahan yang mereka hadapi, hal demikian agar menjadi pengikat hati, agar mereka dilibatkan dalam berbagai permasalahan.
Allah berfirman dalam surat Ali Imron(3): 159
....فيما رحمة من الله لنت لهم ولو كنت فظا غليظ القلب لأنفسنا من حولك واعف عنهم واستغفرلهم.وشاورهم فى الأمر.فاذا عزمت فتوكل على الله.ان الله يحب المنكوبين.
"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu, karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarah lah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang - orang yang bertawakkal ke pada - Nya.
Di sisilain Islam juga tidak menghendaki satu bentuk permusyawaratan yang intifisial (dibuat - buat), yang hanya dijadikan alasan oleh kaum tirani untuk menutupi kejahatan mereka. Islam hanya menghendaki permusyawaratan yang kompak, menentukan dan keputusannyapun dilaksanakan, musyawarah merupakan suatu hakikat yang besar pengaruhnya dalam politik dalam pemerintahan suatu masyarakat.
Keempat: Keadilan
Masyarakat Indonesia sudah hafal dalam masalah keadilan , karna hal ini terdapat pada "Panca Sila" dan kata adil dan keadilan terdapat dua kali karna begitu pentingnya baik pemerintah maupun individu untuk berkeadilan.
Dalam syariat agama bahwa keadilan merupakan pilar kehidupan untuk mencapai kebahagian dan ketentraman dalam hak - hak antar manusia sehingga menjadi kehidupan yang rukun dan damai.
Allah Swt berfirman dalam Al quran:
ولا يجمعكم سنان قوم على إلا تعدلوااعدلوا هو أقرب للتقوى
"....dab janganlah sekali - kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk Berlaku tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat pada takwa". QS. Al - Maidah (5): 8
Dalam Al - qur 'an keadilah begitu jelas disyariatkan dalam memutuskan suatu perkara, Sehingga tidak ada satupun manusia terzolimi atau teraniaya..dengan keadilan menjadikan kehidupan umat manusia menjadi teratur terarah ,bahagia dan mensejahtrakan umat manusia.
Allah Swt berfirman dalam Al quran:
ولا يجرمنكم سنان قوم على ألا تعدلوا
اعدلوا هو أقرب للتقوى
"....dab janganlah sekali - kali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk Berlaku tidak adil. Berlaku adillah karena adil itu lebih dekat pada takwa". QS. Al - Maidah (5): 8
Dalam Al - qur 'an keadilah begitu jelas disyariatkan dalam memutuskan suatu perkara, sehingga tidak ada satupun manusia terzolimi atau teraniaya..dengan keadilan menjadikan kehidupan umat manusia menjadi teratur terarah ,bahagia dan mensejahtrakan umat manusia.
Reference
Al-qur'an dan terjemahannya Departemen Agama RI.
Islam, Akidah dan Syariah, prof. Dr. Mahmud Syaltut penerbit Pustaka Amani Jakarta.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen ulasannya, Bunda. Salam literasi