Menjemput Mentari
Oleh Nani Nuryani
*
Malam ini sunyi
Hanya suara gemericik air hujan yang bertepi
Mencoba meraih renjana
Yang sengaja singgah di malam purnama
*
Pagipun menjemput sang Surya
Demi hangati Pertiwi yang mulai merana
Aku terduduk menyendiri
Menawar rasa yang mulai terbuai mimpi
*
Mimpi tentang janji yang tertunda
Terbelenggu asa yang terkapar duka
Mencoba melerai hati
Tuk sadari bahwa semua takdir Illahi
*
Namun, sang mentari menyambutku
Meraih hati yang mulai beku
Menoreh asa yang mulai terbelenggu
Aku menangis tergugu
*
Sungguh Engkau Maha Pemberi
Disaat aku tersakiti
Engkau hembuskan asa yang begitu berarti
Senyum kini terukir kembali
Menyapa pagi yang lama menanti
*
Subang, 14 Januari 2023
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren puisinya, tetap semangat. Terima kasih atas skks nya. Salam kenal dan salam literasi
terimakasih juga udah singgah bunda cantik....salam literasi