Nani Janipah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
MENGUSIR KESUNYIAN MALAM

MENGUSIR KESUNYIAN MALAM

Wahai sunyi, yang selalu membelenggu jiwaku

Kuingin melapukanmu dari ragaku

Karena kau telah melahap waktuku

Di dalam raga kesunyianku

Wahai sunyi, yang selalu rekat menudungi jiwaku

Pada setiap gerak langkahku

Dungunya aku tak bisa menengkari kepicikanmu

Karena engkau selalu datang pada saat yang tepat

Meski aku sudah berupaya

Tak pernah bertegur sapa denganmu

Namun kau terus memikat dan merajukku

Untuk terus mengikuti langkahmu

Setiap jejak yang tertuju melawanmu

Daya pikat kesunyian siap menerima serangan yang menjeratku

Terasa dingin,menggigil, gemetar tubuhku

Menarik tubuhku ke pembaringan yang sunyi

Wahai..

Kesunyian pergilah engkau dari sisiku

Aku tak mau kehilangan waktuku dengan percuma

Untuk terus mengejar cita-cita dan impianku

#24# NJ# Rangkasbitung,20 Februari 2022

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Wahai sunyi, yang selalu membelenggu jiwakuKuingin melapukanmu dari ragaku...Kereen..puisinya bunda Salam literasi

20 Feb
Balas

Terima kasih....salam literasi

21 Feb
Balas



search

New Post