JATUH CINTA LAGI
Tantangan ke-25
JATUH CINTA LAGI
Oleh : Nani Aida
Kurebahkan tubuh lelahku ke atas kasur, begitu tiba di tempat ternyamanku di rumah ini. Ku buka gawaiku. Ku kirim pesan untuk dia yang selalu bisa menentramkan hati galauku. Yang selalu mampu menghalau keluh kesahku. Yang selalu mampu menghapus sedih di raut wajahku.
Drrrttt…, gawaiku bergetar. Akhirnya dia membalas juga pesanku, pikirku dalam hati. Lumayan lama juga dia membalasnya kali ini. Padahal biasanya tidak seperti ini. Mungkin dia lagi sibuk, bisik hatiku. Selanjutnya aku sibuk berkirim pesan dan membalas pesan-pesannya, mencurahkan segala galau, duka nestapa hatiku saat ini. Yah, hari ini ada kejadian yang lumayan menohok hatiku tadi di tempat kerja. Ada teman yang telah membuat aku pengen cepat-cepat pulang dan segera mencurahkan isi hatiku padanya.
**********
Ceklek, terdengar suara pintu garasi di tutup. Sebenarnya sudah dari tadi terdengar suara berisik dari garasi, yang berada di sebelah kamarku. Tapi mataku susah sekali di buka. Aku sangat kelelahan setelah berhari-hari menyiapkan segala keperluan untuk acara family gathering yang akan di adakan besok. Aku tadi ketiduran ketika menunggu suamiku membetulkan mesin cuci yang sedikit ngadat.
Ku lirik jam di dinding. Ya allah, sudah jam dua dini hari. Aku belum shalat isya. Aku segera bangun untuk mengambil air wudhu dan menunaikan kewajibanku. Ku cari suamiku. Ternyata dia lagi di kamar mandi. Ku buka pintu garasi, sekaligus tempat biasa aku mencuci dan menjemur pakaian. Ya allah, cucian kotorku raib semua. Sudah berpindah tempat di jemuran mereka sekarang. Ku lihat pakaian yg sudah kering teronggok di kursi ruang tamu. Aku hanya bisa menghela nafas. Maafkan aku A, aku kecapean hingga ketiduran tadi.
“Ya allah, kaget Aa. Udah bangun De”, katanya sambil memperlihatkan mimik kagetnya, ketika melihatku lagi duduk di kursi menunggunya keluar dari kamar mandi.
“Kenapa ngak bangunin Ade A setelah mesin cucinya bener ? Maaf ya Ade ketiduran tadi”
“Udah ngak apa-apa, Aa tahu kok Ade capek”, katanya lagi
“Belum shalat isya kan ? udah sholat dulu”, kemudian sambil masuk ke kamar
**********
Ku lihat dia sudah pulas tertidur di sebelahku. Hemm, betapa beruntungnya aku ya allah. Di berikan seorang pendamping yang begitu mengerti setiap kondisiku. Yang selalu siap hadir dan datang mengulurkan bantuan setiap saat aku memerlukannya. Ku ingat kembali kejadian kemarin. Betapa manis sikapnya. Saat aku sibuk menyiapkan bahan-bahan presentasi hingga larut malam, bukannya dia marah karena aku membiarkannya sendiri. Dia malah pergi keluar dan kembali dengan sekantong plastik makanan. Salah satunya adalah bubur kacang ijo Madura kesukaanku.
“Makan dulu takut masuk angin”, katanya saat itu. Duuh istri mana coba yang tidak tersanjung punya suami yang sikapnya manis melebihi gula seperti itu. Maafkan aku A, sebagai istri aku merasa begitu banyak kurang dan khilafnya.
**********
Ku panjatkan doa terbaik untuk dia yang selalu membuatku jatuh cinta lagi, lagi dan lagi. Dia yang selalu membuatku merasa tenang jika dekatnya. Dia yang bagaikan magnet buatku, selalu ingin dekat dan berlama-lama dengannya. Dia yang selalu mampu membuat wajah muram durjaku menjadi tawa lepas dengan caranya.
Sajadah ini saksi cinta halalku hanya untuknya. Satukan kami sampai surga-Mu ya Rabb….
#TantanganGurusiana
#Cerpenku
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Wow, indahnya sajadah saksi cinta keren Bund. Sukses dan barakallahu fiik
Aaamiin. Makasih sudah berkunjung Bunda
Cie.. ada yang jatuh cinta..sukses ya bu
Aamiin. He...he..., jadi malu
Eh kirain apa.. Aku tertipu dibuatnya. Mantul bun tulisannya
He...he..., makasih Bunda
Hhhhmm ceritanya menarik sy suka sy suka sukses ya bucan
Aamiin. Makasih Bunda sudah berkunjung.
Hmm.cerita yang menarik. Saya suka bu
Makasih Bunda sudah berkunjung
Aamiin
Makasih Pak sudah berkunjunh
Romantis banget Bu..., Bukti bakti seorang istri kpd suami
He...he... makasih Bunda sudah berkunjung