Si Putih menawan
Penjualan pot bunga di toko kelontong atau barang pecah belah di Kota Rantauprapat. meningkat selama pamdemi covid -19.. Seorang pedagang pot bunga, Koko, mengatakan dalam dua bulan terakhir penjualan pot naik hingga dua kali lipat
"Sejak pandemi Covid-19 terjadi, penjualan pot kami naik dari 20 buah per hari menjadi 40 bahkan 50 buah," ujarnya Koko Ia menjelaskan berbagai jenis pot bunga laris manis saat ini, mulai dari yang berbahan plastik hingga semen. "Untuk pot bunga plastik kami jual mulai harga Rp 5 ribu untuk yang kecil hingga yang paling besar Rp 125 ribu harga perbuah. Sedangkan yang berbahan semen mulai harga Rp 20 ribu hingga Rp 250 ribu," ungkapnya.
Pot yang paling laris manis di toko kelontong adalah pot berwarna putih karen sangat menawan di taman atau di dalam rumah. Pot putih menawan yang paling laris dibeli adalah jenis pot tawon, ukuran pot tawon yang 20 cm dijual sebelum pandemi Rp 110 rb per lusin sekarang karena permintaan yang banyak menjadi Rp 50 rbi, Pot plastik ini ringan serta tahan lama.
Seorang pembeli bernama Fitri mengatakan saat pandemi Covid-19, ia lebih sering berada di rumah dan terpikirkan untuk menanam bunga. "Seiring banyak aktivitas di rumah, saya jadi ingin menanam saja, biar tetap ada kesibukan selain pekerjaan rumah lainnya," katanya. Kesibukan menanam ini bwrguna juga untuk keestarian dan penghijaun serta meningkatkan kadar oksigen di udara.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar