Gadget dan Karakter Anak
TANTANGAN MENULIS (HARI 1)
Hebatnya gadget di masa sekarang bagi generasi Z. Gadget sudah banyak digunakan di setiap rumah bahkan seseorang bisa memiliki gadget lebih dari satu dengan alasan tertentu. Gadget jjuga merupakan jalan pintas bagi orangtua dalam pendampingan pengasuhan bagi orangtua. Orangtua beranggapan setelah memberikan gadget pada anak dapat memberikan ketenangan bagi orangtua saat berada di rumah untuk menyelesaiakan pekerjaan orangtua atau saat orangtua lagi ada acara, gadget dapat membuat anak tenang. Gadget, sekarang ini sudah diberikan pada anak yang berusia 1 -5 tahun. Usia anak 1-5 tahun ada masa yang disebut dengan Golden Age. Usia ini adalah masa dimana perkembangan kecerdasan anak, yaitu kecerdasaran emosional, kecerdasan intelektual, kecerdasaran spiritual dan kecerdasaan emosional. Ketika anak usia 1-5 tahun ini diberikan gadget maka mereka akan menjadi peniru yang handal, lebih smart berpikir dibandingkan orang dewasa.
Perkembangan anak di masa Golden Age inilah yang membuat karkater anak semakin rendah. Kemudian terbentuknya karakter anak yang tidak peduli terhadap hal yang terjadi di lingkungan sekitar, karena sudah terbiasa dengan gadget sehingga anak sudah terbentuk sifat individual. Kini kita akan jarang melihat anak seperti era 80-an atau generasi baby Boomer yang takut ketika berjumpa dengan gurunya. Bahkan anak cenderung banyak menentang ketika di perintah dan banyaknya anak yang sering menirukan game yang di lihatnya atau video pada gadget nya.
Walau generasi Z harus menggunakan gadget untuk mendapatkan informasi secara cepat. Namun orang tua diharapkan menyelamatkan masa Golden Age anak dengan penanaman karakter dengan hal -hal yang berguna dan pendampingan yang nyata dari orangtua bukan diwakilkan dengan gadget agar anak memiliki perkembangan intelektual, perkembangan emosisonal, perkembangan kecerdasan spiritual yang baik. Sehingga anak generasi Z dapat memilah saat menggunakan gadget secara positif. Agar tidak lagi kita mendengar di lingkungan, anak yang melakukan tindakan criminal atau melakukan sesuatu hal yang tidak sesuai dengan umurnya sebagai kesalahan penyalahgunaan gadget. Hingga kita dapat melihat anak kita berkarakter ketika anak ketemu dengan orang yang lebih tua, menyapa dengan hormat dan anak- anak kita lebih baik berkata, ketika kita bertanya “sudah sarapan kah nak?,”. Jawaban anak” sudah bu”. Kata terakhir jawaban anak ini yang menjelaskan pada siapa anak berbicara, sudah tiada lagi terdengar. Karena anak sulit berkomunikasi dengan baik. Maka tugas ini bukan tugas guru dan gadget, ini tugas besar orangtua untuk memperbaiki karakter anak. Karena waktu di keluarga lebih banyak dibandingkan ketika anak di sekolah, terutama saat masa 1-12 tahun. Dalam tulisan ini, marilah kita orangtua focus untuk menanamkan pendidikan karakter, salah satunya no gadget bagi anak usia 12 tahun, gunakan permainaan anak yang edukatif seperti menyusun balok, lego, puzzle, plestisin dan lainnya. Jangan gantikan peran orangtua dengan gadget. Ayo para orangtua pantau penggunaan gadget anak kita!

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar