TELITI DULU BARU DIBAGI
#TG_022
#AwasHoax
#PutusRantaiCorona
Sudah beberapa bulan isu corona menjadi pembicaraan dan bahan diskusi yang sangat viral hampir di seluruh dunia.
Berbagai kabar pun tentang segala sesuatu yang terkait dengan pandemi Covid 19 atau Corona Virus Disease 2019 ini, hampir setiap waktu hilir mudik di depan mata. Mulai dari informasi tentang update penderita terpapar COVID-19, anjuran cara pencegahannya, cara penularannya, akibat dan bahaya yang ditimbulkannya, hingga asal muasal sang virus ada dan tersebar hampir di seluruh dunia. Begitu pula banyak berseliweran informasi baik berupa anjuran yang harus dilaksanakan atau larangan-larangan yang semestinya dihindarkan dalam berkehidupan sosial, sehubungan dengan usaha pencegahan dan pemutusan rantai wabah corona.
Begitu juga ketika banyak informasi tentang masalah pendidikan dan pengajaran mencuat ke permukaan. Berbagai informasi pun beredar, misalnya tentang penggunaan media online yang lebih efektif dan menyenangkan, peran pelaku pendidikan yang seolah-olah masih diragukan, keadaan psikologis pelajar, pembentukan sikap dan karakter yang di harapkan, tentang lamanya masa “vakum” kegiatan belajar mengajar secara langsung di arena sekolah yang wajar hingga perdebatan tentang kapan seharusnya tahun ajaran baru dimulakan,
Beberapa informasi tersebut memang datangnya dari para ahli. Namun tak sedikit berita-berita yang beredar tanpa bukti. Bahkan tak dapat dipertanggung jawabkan sama sekali. Dan penyebarannya cepat sekali. Tak dapat dipungkiri, bahwa canggihnya teknologi menyebabkan masyarakat lebih mudah mengakses segala informasi.
Untuk itu, mari lebih teliti dan mencerna dengan baik pada setiap kabar yang diterima kini. Mari lebih hati-hati. Periksa dengan baik berberapa kali. Kebenaran dan validnya berita sangat penting sekali. Mari lebih cerdas berbagi informasi.
Jadi tak perlu buru-buru berhasrat ingin berbagi, seolah-olah beritanya penting sekali bahkan menyangkut hidup dan mati. Mari kita sadari bahwa jika informasi yang salah telah terbagi, hal itu mungkin akan lebih parah dari wabah pandemi, sebab ia akan meracuni sehingga pikiran negatif pun terjadi.
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”
(QS. Al-Hujarat ayat 6)
#StayAtHome
Self_reminder.
I_am_not_teaching_I_am_learning
Ktb, 01 Juni 2020.
.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren Bu, saat ini banyak ahli dadakan. Baru dapat berita, tidak tau asal usul nya, langsung di share
Yup. Mari terus berhati2.
mantap bu
Terimakasih
Keren Bu. Semoga sukses
Terimakasih. Salam literasi.