MUSDAR

MUSDAR, S.Pd.M.Pd adalah seorang Hamba Allah, dilahirkan di Pasar Kambang pada 12 Desember 1973 Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Bar...

Selengkapnya
Navigasi Web
Mutiara Kisah

Mutiara Kisah

Mutiara Kisah

Assalamu’alaikum warhmatullahi wa barakaatuh Gurusiana di seluruh NKRI Tercinta. Bertemu kembali dengan artikel saya pada tantangan hari ke-50 mengisi rubrik kolom dengan judul:” Mutiara Kisah”. Artikel ini diambil dari buku Spirit Asmaul Husna Aa Gym.

Seorang hamba yang beriman dengan Allah Al-Baits akan sangat menyakini bahwa dia kelak akan mati setelah hidupnya, untuk kemudian Allah Al-Baits - dengan kesempurnaan kuasa Nya akan membangkitkannya kembali di akhir. Keyakinan ini begitu kuat mengakar sehingga mempengaruhi seluruh gerak langkahnya.

Kita dapat belajar dari sosok Utsman bin Affan, salah seorang sahabat terkemuka Rasulullah Harta kekayaan, nama besar, kekuasaan, dan nasab yang tinggi tidak membuatnya lalai dari mengingat Allah. Justru. semua itu dia gunakan untuk berkhidmat kepada Allah. Ingatannya akan Hari Kebangkitan telah menguras air matanya, membungkukkan punggungnya, dan menghilangkan nafsunya terhadap dunia. Maka, di akhir kehidupannya, salah satu wasiat yang dia sampaikan adalah tentang keniscayaan hari yang kedatangannya amat ditakutkan tersebut.

Al-Ala bin Fadhl mengisahkan dari ayahnya bahwa ketika Khalifah Utsman bin Affan terbunuh para pembunuhnya memeriksa lemari yang ada di tempat Utsman. Di dalam lemari itu mereka mendapati sebuah kotak kecil yang terkunci. Setelah mereka membukanya, di dalamnya terdapat selembar kertas yang bertuliskanINI ADALAH WASIAT UTSMAN

Bismillahi Ar-Rahman Ar Rahim

"Utsman bin 'Affan bersaksi bahwa tiada llah yang wajib disembah selain Allah semata. Tiada sekutu bagi-Nya. Dan, bahwasanya Muhammad adalah hamba dan utusan Nya. Surga itu benar adanya dan neraka pun benar adanya. Sesungguhnya, Allah akan membangkitkan manusia dari dalam kubur di hari yang tidak diragukan lagi dan Allah tidak akan menyelisihi janji-Nya. Di atasnya manusia hidup dan di atasnya manusia mati, dan di atasnya pula manusia akan dibangkitkan kembali. Insya Allah. (Ibnu Katsir, Al-Bidayah wan Nihayah: Masa Khulafaur Rasyidin, hlm. 333) *

Demikian saja artikel saya pada kesempatan ini, wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh. See you ….

Balai Gadang, 19 Januari 2021 (6 Jumadil Akhir1442 H)

MUSDAR, S.Pd.M.Pd

Guru IPA SMP N 1 Batang Kapas

Pesisir Selatan Sumatera Barat

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Terima kasih, Bapak. Penjelasannya keren banget Pak MB Semoga sehat selalu aamiin

19 Jan
Balas

Alhamdulillah..... Barakallhu fiikum

20 Jan

Terimakasih pak. Ulasan yang sangat luar biasa sekali. Sukses selalu dan salam literasi.

20 Jan
Balas

Alhamdulillah ..... Barakallhu fiikum Pak Rusman. Salam Literasi kembali.

20 Jan



search

New Post