Adakah Anjuran Puasa Dibulan Rajab?
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
“Adakah Anjuran Puasa Dibulan Rajab?”
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh Gurusiana di seluruh NKRI Tercinta. Bertemu kembali dengan artikel sya pada tantangan hari ke-4 mengisi rubrik kolom dengan Judul : “Adakah Anjuran Puasa di Bulan Rajab?”
Seseorang boleh saja berpuasa di bulan Rajab sebagaimana berpuasa pada bulan lainnya, seperti melakukan puasa Senin-Kamis, puasa Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Hijriah), atau puasa Daud (sehari berpuasa, sehari tidak). Namun bagaimana dengan motivasi puasa di bulan Rajab secara khusus? Adakah tuntunannya? Di antara dalil yang menjadi pegangan untuk melakukan puasa khusus di bulan Rajab adalah hadis yang kami cantumkan dalam gambar di atas.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Perlu diketahui bahwa Ibnul Jauzi dalam Al-‘Ilal Al-Muntanahiyah, no. 912 menyatakan bahwa hadis di atas tidak sahih, di dalamnya ada perawi majhul yang tidak jelas siapa mereka.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Hadis yang menunjukkan keutamaan puasa Rajab secara khusus tidaklah sahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.” (Latha’if Al- Ma’arif, hlm. 213).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Penulis Fiqh Sunnah, Syaikh Sayyid Sabiq rahimahullah berkata, “Adapun puasa Rajab, maka ia tidak memiliki keutamaan dari bulan haram yang lain. Tidak ada hadis sahih yang menyebutkan keutamaan puasa Rajab secara khusus. Jika pun ada, maka hadis tersebut tidak bisa dijadikan dalil pendukung.” (Fiqh Sunnah, 1: 401).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sebagaimana dinukil oleh Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah (1: 401), Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata, “Tidak ada dalil yang menunjukkan keutamaan puasa di bulan Rajab atau menjelaskan puasa tertentu di bulan tersebut. Begitu pula tidak ada dalil yang menganjurkan shalat malam secara khusus pada bulan Rajab. Artinya, tidak ada dalil sahih yang bisa jadi pendukung".
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Sehingga bisa disimpulkan, dalil yang menyebutkan keutamaan khusus bagi orang yang melakukan puasa Rajab adalah hadis daif, dan tidak bisa dijadikan dalil. Bagi orang yang rajin puasa, dibolehkan untuk memperbanyak puasa di bulan haram, hanya saja, hadis ini berlaku umum untuk semua puasa bulan haram, tidak hanya Rajab.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Demikian saja artikel saya pada kesempatan ini, wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh. Semoga bermanfaat. See you ….
Tanjuang Aua, 13 Februari 2021 (1 Rajab1442 H)
MUSDAR, S.Pd.M.Pd
Guru IPA SMP N 1 Batang Kapas
Pesisir Selatan Sumatera Barat
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Tapi miris di Masyarakat awam beredar pemahaman yang dasarnya tidak jelas. Terimakasih share ilmunya pak. Barokallah
Terima kasih share ilmu nya pak. Sudah saya follow ya pak
Terima kasih.pencerahannya Pak Musdar. Sempat bingung dengan beberapa anjuran puasa khusus bulan Rajab. Barakallah. Sukses untuk Pak Musdar.
Ulasan yang informatif dan bermanfaat pak. Sukses slalu