Rumah Masa Depan
Hari menulis ke-361
#TantanganGurusiana
...
Sudah 2 minggu Mak Rosma terbaring sakit. Karena takut dicap sakitnya sebagai imbas virus Corona dari tetangganya, Mak Rosma tidak mau di rawat di rumah sakit. Selain tidak punya uang untuk berobat, Mak Rosma merasa kalau sakitnya hanya demam biasa. Demam yang disebabkan karena belakangan dia sering mogok makan, lantaran sang suami Cik Rusman diam-diam menikah lagi dengan janda kembang di kampung seberang.
Melihat kondisi Mak Rosma yang kian hari makin parah, Cik Rusman merasa hiba. Dengan rasa sayangnya yang masih tersisa, Cik Rusman membujuk istri tuanya itu supaya mau makan agar kembali sehat. Cik Rusman berjanji akan memenuhi segala kehendak selera Mak Rosma. Apapun akan dia belikan asal Mak Rosma mau makan. Sayang sekali Mak Rosma tidak berkehendak apa-apa.
6 orang anak Mak Rosma sudah berkumpul di rumah. Mereka mengkhawatirkan kondisi sang ibu yang sudah tidak bisa apa-apa lagi. Mak Rosma meminta kepada anak-anaknya agar dibuatkan rumah masa depan agar dia tidak menyusahkan bagi anak-anaknya itu. Mendengar permintaan ibu mereka keenam anak tersebut berembuk membincangkan seperti apa rumah masa depan yang akan mereka buatkan untuk ibu tercinta. Sementara Cik Rusman semakin sedih. Sedih karena anak-anaknya tidak paham kalau rumah masa depan yang diminta ibu mereka adalah sebuah pusara tampat peristirahatan terakhirnya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Keren..ada ibanya juga..bu
He he... Terima kasih, Bu Sri.
Wah..ada ya yang minta rumah masa depan..semoga terkabul.. aamiiin..salam semangat.
Betul, Bu. Permintaan terakhir. Terima kasih, Bu Mur. Salam.
Rumah masa depan yang di penuhi dengan doa anak soleh
Amal shaleh serta doa anak shaleh. Betul, Bu.
Rumah masa depan yang sederhana, penghuninya nyaman bila cukup perbekalan. Husnul khatimah tuk Mak Rosma.
Bekalnya amal shaleh selama hidup. Aamiin. Terima kasih, Pak khoirul.
Rumah masa depan keren Bu... sukses selalu salam literasi
OK, Bu. Terima kasih. Sukses juga.
Keren pentigrafnya bunda. Penuh dengan nasehat. Salam sukses selalu
Alhamdulillah. Terima kasih, Bu Nelfia. Sukses juga, Bu.
Wah ternyata rumah masa depannya pusara tempat istirahat terakhir ya Bu Mur. Semoga Mak Rosma nyaman dan bahagia di rumah masa depannya. Aamiin
Betul, Pak. Aamiin. Terima kasih, Pak Suhaimi.
Rumah masa depan yang abadi.
Menjelang ke akhirat, Bu.
Rumah masa depan, tempat kita sebelum menuju perjalanan berikutnya
Betul, Pak. Tempat transit ya, Pak. Terima kasih, Pak Heri.
Pentigraf keren yang penuh nasihat.... Salam kenal dan sukses buat ibu.
Alhamdulillah. Terima kasih, Bu. Salam.