Ahlak Yang Langka
Kita tahu bahwa kita hidup di zaman akhir. Zaman yang menurut keyakinan agama Islam merupakan zaman dimana mulai hilangnya atau langkanya orang orang yang memiliki ahlakul karimah. Hal ini daparlt kita lihat dari fenomena saat ini tentang banyak para alim ulama' yang telah meninggalkan kita. Satu ahlak yang saat ini sangat jarang ditemui di masyarakat adalah tentang kejujuran.
Kita semua tahu bahwa memiliki sifat jujur akan membuat kita mudah dipercaya oleh orang lain. Dengan kepercayaan tersebut maka secara otomatis kita akan menambah relasi dengan orang lain. Selain itu jika semua orang memiliki sifat jujur maka mungkin semua perbuatan buruk akan mengalami penurunan karena terhalang akan ahlak yang jujur tersebut. Lalu, kenapa kita tidak mendidik anak kita agar dapat jujur?. Kenapa kita malah memancing mereka agar tidak jujur kepada kita?.lalu bagaimana bisa banyak yang menganggap orang jujur itu gampang ditipu?. Sehingga akibatnya merambat kepada hilangnya ahlak jujur itu sendiri. Padahal dizaman sekarang ini sangat-sangat membutuhkan orang-orang yang jujur.
Oleh karena itu mari kita didik anak-anak kita, generasi penerus bangsa ini. Tanamkan dalam jiwa mereka bahwa kejujuran adalah modal utama. Jangan membuat mereka tertekan dan Tampa sengaja mengajarkan mereka untuk berbohong. Marilah kita tata anak-anak kiat seupaya mereka dapat membawa Indonesia menjadi negara yang damai dan dapat dipercaya. semoga , semoga dan semoga.
Sekian dari saya, salam literasi
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar