Relevansi Bulan Suci Ramadhan Dengan DiRumahAja
#LombaAntalogiMeiDiRumahAja
Relevansi Bulan Suci Ramadhan Dengan #DiRumahAja
Tidak dapat dipungkiri bahwa Pandemi Covid-19 telah berdampak disegala sektor kehidupan khusunya di dalam negeri baik ekonomi, pendidikan, sosial dan bidang lainnya. Berbagai cara dan program pemerintah disosialisasikan kepada seluruh masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran dan meminimalisir korban yang berjatuhan. Salah satunya dengan jalan bekerja dan belajar di rumah.
Bekerja dan belajar di rumah yang sudah berjalan beberapa minggu dalam lingkungan pendidikan dan instansi kerja yang memberlakukannya cukup efektif mengingat sebelumnya kegiatan perekonomian sudah sering menggunakan jasa online. Begitu juga dalam dunia pendidikan beberapa waktu yang lalu telah dicanangkan pengoptimalan internet dalam pembelajarannya. Sehingga program pendidikan internet bagaikan menjemput bola atas diberlakukan bekerja dan belajar di rumah saja. Meski masih ada kekurangan, tetap patut kita acungi jempol dengan pencapaian pembelajaran daring ini, kendala terkait fasilitas yang dimiliki siswa, kepemilikan gawai, kuota dan kelancaran sinyal yang kadang kurang bersahabat.
Sementara itu masyarakat luas mau tidak mau juga harus memanfaatkan internet dalam menjalankan aktivitas sehari-harinya, boleh melakukan kegiatan di luar rumah apabila sangat darurat sejak diberlakukan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), sehingga program DiRumahAja ketat harus dipatuhi.
Sesungguhnya banyak sekali yang bisa kita lakukan di rumah, di Bulan Suci Ramadhan ditengah-tengah badai corona supaya ibadah puasa kita tetap berjalan dengan baik dan bisa berkontribusi untuk sesama, supaya fisik dan psikis tetap sehat, misalnya menanam bunga dan memelihara burung, tetap disiplin kerja meski WFH, berselancar di medsos, berliterasi di Media Guru Indonesia, dan lain sebagainya. Sejatinya apabila kita cermati dan kita rasakan bahwa kegiatan DiRumahAja tidak jauh dengan hakekat kita melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramdhan, dimana kita tidak hanya menahan lapar dan haus dan hal-hal yang membatalkan puasa saja, tetapi juga upaya melatih dan menempa jiwa untuk menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah SWT, bijak menyikapi kondisi, peka dan peduli kepada sesama, juga sabar dan ihklas dalam menjalankannya.
Dengan kondisi sekarang banyak masyarakat yang penghasilannya berkurang. ada yang putus mata pencaharian karena pekerja harian, terkena PHK dan sebagainya. Dengan jiwa semangat Ramadhan kita bisa saling mendukung dan memotivasi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang beruntung sekuat kemampuan tanpa harus tebang pilih dari golongan mana mereka berasal terutama tetangga kanan kiri dengan memberikan sedikit rejeki yang kita miliki.
Ramadhan dan kondisi DiRumahAja dalam kondisi pandemi covid-19 merupakan ujian yang berat. Ujian untuk kita semua sebagai makluk individu maupun sosial. Apa yang kita lakukan akan berimbas pada keselamatan orang lain bahkan bangsa. Untuk itu kita harus bisa mengelola dengan baik, pikiran dan perasaan, supaya terhindar dari rasa bosan, sedih dan mungkin depresi. Kita semua harus bisa mengendalikan ego kita dan mengaplikasikan dengan tepat dan benar setiap tindakan demi mendukung berkurang dan sirnanya virus covid-19 ini.
Sesuai firman Allah SWT, bahwa sehelai daun jatuh kepermukaan bumi adalah kehendakNya. Begitu juga dengan kondisi ini tidak lepas dari recana Allah, kita harus sepenuh hati meyakini dan ihklas menghadapinya. Meski merupakan pengalaman pertama Ramadhan ‘tidak seperti biasanya’ dan pandemi covid-19 yang tak kunjung mereda, kita bisa banyak belajar dan memetik hikmah keterkaitan dari keduanya. Niat dan sikap yang akan menjawab atas apa yang kita upayakan. Semoga Allah SWT mengabulkan doa-doa kita. Aamiin.
Surabaya.
Ramadhan. Rabu, 4 Mei 2020
Biodata Penulis:
Perkenalkan, Nama saya Minarsih Hapsari, S.Pd, Tgl Lahir Blitar, 30 Mei 1965, Jabatan Guru Bahasa Indonesia dan Prakarya, Instansi SMP Siti Aminah Surabaya, Perum Gunung Sari Indah Blok CC Surabaya, Email [email protected] No. Hp 081332201453, No MGI 20200115-001535.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Semoga segera usai covid-19 dan kembali belajar di sekolah
Aamiin. Mksih bunda. Salam knal
Semoga artikel ibu suksesss jadi salah satu pemenang, aamiin
Doa dan harapan yg sama. Ttpi bukan tujuan utama ya.. Mohon maaf nulisnya sdh tidak konsisten krn ada lain hal. Smg sukses dan sehat sllu ya
mantap
He.. he.. Terima kasih sudah berkunjung.