DAUN GEDI, OBAT MANJUR DAN MUDAH TUMBUH
Hari ke 335
Bismillahirrahmanirrahim.
Siapapun takbisa menampik, jika tubuh sudah berumur maka gejala penyakit akan muncul tanpa diundang. Sebagaimana pengalaman penulis berikut ini.
"Rasa tertusuk duri halus pada pinggang bagian dalam sebelah kiri, menimbulkan rasa taknyaman saat berjalan. Untuk mengurangi rasa taknyaman, biasanya penulis melambatkan jalan dan menekan pinggang sebelah kiri dengan kuat. Langkah tertatih-tatih karena menahan rasa nyeri pada pinggang, menjadi pengalaman yang sangat merisaukan hati."
Gagal ginjal merupakan penyakit yang menakutkan bagi siapapun juga. Namun saat-saat genting biasanya ada petunjuk yang bisa membantu meringankan sakit.
Intinya seseorang harus berusaha dengan cara bertanya. Hal itupun penulis lakukan. Berkat penjelasan singkat dari Ibunda Wulan, yang merupakan ibu dari salah seorang siswa kami, yang akhirnya membuatku mampu terbebas dari gejala gangguan ginjal akut.
Penulis sengaja mampir di rumah Ibunda Wulan, untuk meminta daun pecah beling. Ibunda Wulan, langsung paham jika yang saya minta itu adalah obat herbal ginjal. Sebelum memetik daun pecah beling, penulis mendengarkan manfaat dari daun pecah beling. Menurut Ibunda Wulan," setelah meminum rebusan daun pecah beling yang ditambahkan daun kumis kucing, maka biasanya batu ginjal langsung hancur. Untuk mengeluarkan sisa-sisa pecahannnya maka rebuslah daun Gedi ini. Maka bisa dipastikan batu ginjal tersebut akan keluar semua."
Mendengarkan penjelasan tentang khasiat tanaman herbal ginjal membuatku gembira sekali. Segera penulis lakukan apa yang telah diajarkan oleh Ibunda Wulan. Hasilnya sangat luarbiasa. Hanya dua hari penulis meminum air rebusan Gedi, maka rasa tidak nyaman pada pinggang bagian dalam, sebelah kiri langsung hilang.
Alhamdulillah, ternyata pengobatan herbal alami untuk gangguan ginjal ringan bisa di atasi dengan meminum herbal daun pecah beling, daun kumis kucing dan daun Gedi.
MENGENAL TANAMAN GEDI
Tanaman Gedi adalah tanaman asli Sulawesi, utamanya Sulawesi Utara atau Menado.
Tanaman Gedi, dengan nama latin Abelmoschus manihot L. Masih termasuk famili kapas-kapasan atau Malvaceae.
Saking besar manfaatnya sehingga banyak dibudidayakan oleh warga. Di Indonesia, tanaman Gedi dikenal dengan beberapa istilah. Di antaranya sebagai Yondok atau sayor Yondok dan sayor Gobot.
Di negara Filipina dikenal istilah Lagikuway. Di Thailand dikenal istilah PO tai. Di Inggris, dikenal istilah Edible hibiscus.
MORFOLOGI TANAMAN GEDI
Daunnya menjadi, dan lebih kecil dari daun pepaya bunga. Permukaan daun lebih tipis dan lebih lembut dibanding daun pepaya. Warnanya hijau cerah. Menghasilkan getah yang kental.
Tanaman herba mampu tumbuh subur hingga 5 meter. Habitatnya suka pada tanah yang lembab dan terkena sinar matahari.
KULINER DAUN GEDI
.Daun yang muda sangat segar dibuat sayuran bening dengan cita rasa yang gurih. Rasanya yang khas membuat daun Gedi, banyak dijadikan sebagai sayuran pelengkap rasa segar pada bubur Manado.
Sayur santan daun Gedi, ditambahkan rebung dan talas merupakan salah satu kuliner yang sangat digemari oleh warga.
KHASIAT DAUN GEDI
Khasiat yang sangat besar yang bisa diperoleh oleh warga yang suka menanam tanaman Gedi selain sebagai sayuran adalah
1. Pengobatan batu ginjal baik ringan maupun yang berat. Daun Gedi merah diyakini mampu meringankan sakit gagal ginjal.
2. Melancarkan sirkulasi darah, terutama ketika haid , yang dikenal dengan istilah emmenagogue.
3.Meningkatkan fungsi ginjal agar terhindar dari Diabetes.
4.Melawan radikal bebas, seperti kolesterol.
5. Getah daun Gedi, mengandung etanol yang berfungsi sebagai antioksidan yang potensial.
6. Getah daun Gedi juga menghasilkan hepatoprotektor yaitu senyawa yang berperan melindungi hati atau lever.
Demikianlah ulasan singkat tentang tanaman dan khasiat Gedi. Semoga tulisan ini memberikan manfaat yang banyak bagi para pembaca. Aamiin.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Waalaikum salam, W.W. Terima kasih ilmunya Bunda.
Makasih banyak atas supportnya
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuhu