Ceking Melancarkan Aksi Bersama Timnya
Tak tahan dengan perilaku Ceking, sang istri akhirnya menggugat cerai Ceking dan kembali ke rumah orangtuanya bersama anak semata wayangnya. Meskipun sudah tidak tinggal satu atap dengan Andi bukan berarti dia jarang bertemu dengan Andi. Ceking sering mengantar dan menjemput Andi ke sekolah. Bahkan dia juga sering mengajak Andi jalan-jalan saat liburan. Ceking menyadari betapa bodohnya dia karena telah melakukan hal-hal yang kasar kepada istrinya maupun Andi. Hal itu baru disadarinya ketika dia sudah berpisah dengan Lastri istrinya. Ceking pernah meminta sang istri untuk rujuk kembali, namun sang istri terlanjur terluka sangat dalam di hatinya sehingga menolak ajakan Ceking. Dia sudah terlanjur sakit hati dengan perlakuan Ceking. Pun begitu sebagai ibu dari anak semata wayang yang sangat ia cintai, Lastri memberikan kebebasan terhadap Ceking untuk menjalin kebersamaan dengan anaknya. Dimasukkannya lagi foto itu ke sakunya, dibuangnya jauh-jauh angan-angan yang membelenggunya dan Ceking akhirnya memejamkan mata di sofa ruang televisi rumahnya. Mentari sudah menampakkan dirinya sekitar satu setengah jam sebelum Ceking tampak melakukan apapun. Beberapa saat kemudian Ceking bersama teman-temannya mulai mempersiapkan segala-sesuatunya. Setelah persiapan dirasa cukup, pergilah Ceking ke sekolah Andi sementara teman-temannya menunggu di rumah Ceking. Sepanjang perjalanan menuju sekolah anaknya Ceking masih berpikir keras mestikah ia harus melakukan semua iitu. Kebimbangan hatinya membayang sepanjang jalan. Sampailah ia di sekolah anak semata wayangnya, SDN Margadandang V dimana Andi bersekolah. Diambilnya lagi foto Andi yang ada di sakunya. Ia tak menyangka, Andi kecil sekarang sudah tumbuh besar. Dimasukkannya kembali foto itu dan berjalan ke Almond Mart yang berada di depan sekolah. Ia menunggu Andi pulang sekolah. Waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 Wib. Pelajar-pelajar SDN Margandang V keluar dari sekolah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar