Di Batas Cakrawala
#Day9
Judul: Di Batas Cakrawala
Penulis: Maria Agusta
Part 3
Devita memijit tangan Gilang.
Lelaki itu terlihat sangat menderita dengan sakitnya itu. Tubuhnya bersimbah keringat dingin. Dia terbaring dengan alat bantu pernapasan karena belum bisa bernapas normal.
Tak lama kemudian, Gilang tertidur.
Terdengar telepon genggam suaminya yang diletakkan di dalam tas kecilnya berbunyi. Devita mengambil telepon genggam itu dan melihat foto seorang wanita cantik di layarnya.
"Halo," ucap Devita. Namun, telepon itu diputus begitu saja.
Karena penasaran, Devita menelepon balik nomor yang baru saja menelepon suaminya. Namun, telepon hanya berdering dan tidak dijawab.
Karena penasaran, Devita yang sebelumnya tidak pernah memeriksa telepon genggam suaminya, menemukan chat yang tidak pantas untuk seseorang yang sudah menikah. Pesan mesra dari seseorang yang bernama Sisil, telah melukai hati Devita.
Ternyata Gilang telah mencuranginya. Lelaki yang sudah lama menikah dengannya telah berkhianat.
Devita terlihat nelongso. Namun, ditengah rasa sakit itu, dia dituntut untuk merawat suaminya yang sedang dirawat.
Pernikahan adalah sebuah mahligai suci, yang harusnya bisa menciptakan kebahagiaan dan kedamaian hati. Bukannya menjadi neraka panas yang menyiksa.
Devita tidak sanggup membaca chat suaminya dengan Sisil. Devita meletakkan telepon genggam itu kembali ke dalam tas.
Selama seminggu Devita menjaga Gilang di rumah sakit. Nazwa ditemani abangnya yang terpaksa harus izin dari sekolah.
Selama menunggu Gilang, Devita tidak banyak bicara. Al-Qur'an kecil yang selalu berada di tangannya, menjadi pengobat hati. Bacaan bait demi bait kalam Ilahi itu, membuat jiwanya tenang dan pasrah.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Yang sabar ya Devita...salam literasi bunda
Betapa sedihnya hati Devita. Prahara rumah tangga saat salah satunya mulai berpaling. Lanjutkan Bun. Cerpennya menarik sekali.
Siap Bunda sayang..terima kasih sudah mampir
Siap Bunda sayang..terima kasih sudah mampir
Siap Bunda sayang..terima kasih sudah mampir
Cerpennya mantap keren bu Maria Agusta. Membacanya jadi ikut baper. Semoga sehat dan sukses selalu. Izin follow bu, jika berkenan nanti tolong folback.
Periiih dikhianati orang tercinta.
Iya Bunda...terima kasih sudah mampir