Perjalanan bertemu sagu sabu PGRI Jember
Aku adalah seorang guru yang sering trenyuh ketika berbelanja di toko buku. Setiap kali menengok penulis buku tercantum, mereka sama umurnya dengan ku, pendidikan yang didapatpun sama ..tapi kenapa aku tidak bisa juga seperti mereka, punya nama yang tertulis sebagai penulis buku.
Begitu juga ketika syarat kenaikan pangkatpun , mencantumkan juga salah satu syarat nya menghasilkan karya tulis atau pun menghasilkan karya sebuah buku,,,yaa Alloh..aku semakin ingiiin sekali menulis sebuah buku..Tapi apa daya aku selalu tidak tahu harus memulai dari mana..
Sampai zaman ini datang, zaman dimana semua medsos bisa dijangkau, semakin juga membuatku iri, iri melihat temanku yang bisa menulis di suratkabar, menulis cerita di facebook, bahkan melihat penulis-penulis cilik yang saat ini baanyak sekali bermunculan, membuat keinginanku untuk bisa menulis semakin membaraa.
Tiba saat nya ketika aku baca di medsos, bahwa ada pelatihan sagusabu…disitu banyak sekali yang memposting hasil karya mereka….ya Alloh aku terhenyak, sampaikah waktunya aku bisa menulis sebuah buku. Seringkali terbersit di dadaku..aku yakin ..aku pasti bisa..suatu saat nanti..aku janji.
Waktu itu aku pernah menulis komen di whatshapp sagu sabu…aku pernah bertanya. Pak kapan di jember akan diadakan.. waktu itu kira –kira terjawab juga. InsyaALLOH..Begitu kira-kira jawabannya. Akupun sangat gembira, ya Alloh…pertanyaanku terjawab..aku kegirangan, tersenyum sendiri, sampai sampai ketika aku membaca whattsapp sambil tiduran, aku bangun..gak percaya pertanyaanku terjawab. Ya Alloh..kapaaan..aku berteriak.
Aku selalu membaca postingan bapak ibu yang sudah berhasil menulis buku, banyak sekali buku-buku yang dihasilkan, tapii aku tidak berani bertanya..karena aku tidak tahu harus bertanya apa..Aku hanya berdoa ya Alloh berilah aku juga kemampuan menulis seperti mereka, paling tidak sebelum pension aku sudah bisa menulis buku…aku yakin aku bisa. Meskipun aku semakin ragu, bisakah aku mewujudkan janjiku, semakin sibuk, semakin banyak tanggung jawab yang harus aku selesaikan. Padahal aku ingin membuktikan kepada anakku, kepada anak didikku. Aku ingin dikenang mereka dari catatan catatanku yang bisa mereka baca.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar