SANG MANTAN
@Pentigraf bersambung...
Setelah merasa menang satu kosong pada suaminya, Syariah pun melunak. Ia berhasil menukar toples gula dengan garam. Namun, perlahan ia berubah. Ia mengajak hatinya sendiri untuk berdamai.
Akhir-akhir ini Joko juga berubah. Ayah Topan ini kian rajin menjadi imam shalat Isya di rumah. Ia belum berani menjadi imam di Masjid. Trauma menjadi imam tawarih dulu belum hilang. Tentu saja hal ini membuat Bunda Topan semakin sayang pada suaminya.
Bakda zikir, sudah biasa ayah Topan yang memimpin doa. Anehnya, malam ini doanya hanya Rabbanaa aatinaa fiddunya hasanah wa fil aakhirati hasanah waqinaa ‘azabannaar. Diulanginya hingga sepuluh kali. Sambil merapikan mukena, Syariah bertanya pada suaminya, “Bang, doa abang kok itu-itu aja yang diulang?”. “Maafkan abang, Dik. Nama Hasanah belum hilang dari hati abang.” Joko keceplosan tersebut lagi sang mantan.
...
Apakah akan ada lagi piring melayang setelah ini?
#TG-25
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Hahaha, masih ada bekasnya. Besoknya syariah membalas dengan lagu anak2 " Pergilah hasanah jangan kembali lagi." Tidak juga Joko ngerti, dilanjutkannya dengan lagu, " datanglah hai Hasan bawalah ku pergi.,"
Asyiik..Mantap Mamak
Mantul Ustaz
Terima kasih.
Dasar Joko
Ahayyy
Keren ceritanya pak. Tapi maaf sebelumnya pak, setau saya pentigraf tidak bersambung ya pak (ilmu yg saya dapat dari pak Tengsoe penemu pentigraf ketika webinar dulu).
Boleh jadi.
Hihi.. keceplosan nya menyakitkan itu Pak. Mantap pentigrafnya.
Asyik...
Jajahahaha. Kerennn
Terima kasih...
Selalu ada ide Ustadz Lee
MOKASIH BANYAK, UNI