Bahasa Arab itu Indah
Sejatinya, bahasa Arab tidaklah menjadi bahasa asaing bagi seorang muslim. Mengapa demikian? Dalam kesehariannya, seorang muslim pasti dan otomatis sering menggunakan bahasa Arab dalam ibadahnya.
Diantara ibadah yang dimaksud adalah shalat, membaca Al-Qur’an, mempelajari kitab hadits, dan lainnya. Namun, cukup jamak juga umat islam menganggap bahasa Arab itu sebagai bahasa asing. Anehnya, dianggap asing tapi setiap hari lidah merapalkannya.
Barangkali dianggap asing karena tidak mengerti apa yang diucapkan. Sekadar merapal tanpa tahu apa arti dan maknanya. Sungguh amat ironis. Menyedihkan, memalukan, dan memalukan, seharusnya perasaan itu ‘diakui’ jika tidak mengerti dengan bahasa Arab. Minimal, jika tidak mengerti dengan bacaan shalat.
Lho, berarti wajib dong kita mengartikan setiap bacaan shalat? Sebaiknya sich kita paham dan mengerti. Dengan mengerti apa yang kita ucapkan, sedikit banyaknya akan sangat mampengaruhi kepada titik fokus dalam menunaikan ibadah shalat tersebut. Ragu? Coba aja, gaes!
Bahasa Arab ini sebenarnya mudah. Ia begitu mudah untuk dipelajari. Apalagi bagi umat Islam. Selain mudah, ia juga indah. Bahkan, ada satu huruf di dalam bahasa Arab yang tidak dimiliki oleh bahasa manapun di dunia ini. Huruf apakah itu? Dhadh. Sehingga bahasa Arab juga digelari dengan lughatu ad dhadh.
Uniknya lagi, dari huruf-huruf yang sama, bisa melahirkan banyak arti yang berbeda. Berbeda baris atau tanda syakal, otomatis arti dan maknanya akan berbeda. Sebagai contoh, dari huruf mim dan nun, bisa dibaca; man, min, manna, dan munnin. Ya, hanya dari huruf mim dan nun.
“Man manna min munnin manna allahu min munnihi munnan.”
Siapa yang memberikan sebuah pertolongan Allah Ta’ala akan membalasnya dengan pertolongan pula.
…
#Mari belajar bahasa Arab.
#TG-266
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Mantap ulasannya. Betul, Pak, harusnya memang kita bisa terbiasa dengan bahasa Arab, minimal bacaan kita saat salat. Terima kasih telah berbagi ilmu. Sukses selalu untuk Pak Lisata.
Keren pak
mantap keren cadas...ulasan keren menewen... salam literasi dari Banyumas
Lughatu ad dhadh. Baru tahu tentang ini, Pak. Mumtaz ulasannya.