PENJAGA TERBAIK
13 Januari 2020 , belum genap 3 bulan anakku belajar di Guanzu China. Aku baca berita di TV ada virus mematikan sedang menyebar di Thiongkok. Ada sedikit kegelisahkan aku rasakan, tapi aku mencoba menenangkan diri dan pasrah. Aku pikir yang namanya virus itu tidak hanya China, di sekeliling kita juga banyak virus. Dan virus juga makhluk biasa sama seperti manusia yang hidupnya bergantung pada Yang Maha Kuasa.
Aku buka WA dari anakku , dia cerita kalau sudah mulai libur musim dingin, juga ada tulisan, " Inaq Galuh takut, di sini ada virus." Aku jawab, " Tenang dan sabar sayang, karena penyebaran virus ini sama dengan virus flu, yang penting jaga dirimu baik- baik, jaga kebersihan, makan makanan yang bergizi, minum yang anget- anget, perbanyak makan buah dan sayur, keluar pakai masker, jangan pegang benda- benda di tempat umum, kalau terpaksa pegang langsung cuci tangan, hindari tempat kerumunan, jangan keluar asrama kalau gak penting amat, dan berdoa mohon kepada Allah, karena Allahlah sebaik- baik penjaga dan pelindungmu. Diam di sana , jangan pulang ! karena kalau pulang malah rawan terpapar di jalan , akhirnya bisa menulari keluarga dan negeri kita. Tetap disana , jaga hubungan baik dengan teman - teman dan saling menguatkan. Taati peraturan pemerintah setempat. Insyaalloh semua akan baik- baik saja. Di agama juga diajarkan, kalau ada wabah di suatu daerah maka orang yang ada di daerah tersebut jangan keluar, demikian juga orang yang di luar jangan masuk sampai wabah berlalu.
Pada saat genting- gentingnya wabah ini di China hampir setiap hari aku WA anakku, sekedar untuk tanya kabar dan mengingatkan untuk taat protokol kesehatan, walau meski tak diingatkan anak- anak lebih paham daripada inaqnya, dan pemerintah Chinapun sangat ketat mengontrol seluruh warga , baik penduduk asli maupun asing. Sabar taati protokol kesehatan dan berserah pada Tuhan Penjaga Terbaik kita, itu yang selalu aku ingatkan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar