Suara Hati Dalam Untaian Aksara
Kulalui masa demi masa dengan asa yang kupunya
Tak akan pernah lagi mendamba secuil rasa cinta
Tak akan lagi mempertahankan rindu yang tersisa
Karna hanya kecewa dan luka yang kujumpa
Dahulu ...
Diri ini selalu memuja akan tulusnya cinta
Menjaganya dalam kemurnian kata setia
Percaya bahwa akan selalu ada akhir bahagia
Tak akan pernah menduga adanya selimut dusta
Namun kenyataan yang kuhadapi saat ini
Setiap masa datang cinta itu menghilang
Kecewa berbalut luka kian meradang
Kesetiaan hanyalah fatamorgana sendiri
Bolehkah aku meminta padamu sang pencipta
Agar disisa waktu ku tinggal di dunia fana ini
Menemukan cinta yang sejati melingkupi
Hingga rambut memutih selalu bersama
Ya Allah,
Masih bolehkah aku meminta, meski masih barkalung dosa
Tak ingin ku menjadi mati rasa karena cinta
Ya Allah, aku malu padamu
Masih layakkah aku mengucap doa dan permohonan
Meski hanya suara hati dalam untaian aksara
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar