Kepada Dayita
Siang ini tanpa serayu
Teriknya baskara penuhi bimantara
Lantunan nestapa pemburu harta
Iringi debu-debu yang menari
Sepanjang jalan ibukota
Duhai dayitaku
Aku yang mampu seberangi samudera
Namun tenggelam dalam sinaran matamu
Materialisme Jakarta melenakanku
Seperti mereka yang melupakanmu
Dalam setiap langkah dalam setiap keringat
Menetes tanpa sekalipun
menyebut namamu
Duhai dayitaku
Keangkuhan telah menguasai abhinayaku
Telah andam karam kerendahan hati
Dalam lautan amaraloka ketamakan duniawi
Jauh berjalan menuju kegelapan tak
berujung
Tanpa tujuan dan membawa bekal
keselamatan
Oh dayitaku
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar