JUFRIYADI, M.Pd

Seorang anak petani dari sebuah desa kecil di Kota Payakumbuh yang mengabdi sebagai pendidik di Kab. Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat...

Selengkapnya
Navigasi Web
Ketika Bersua Lagi Saat Reuni
https://seuntaipuisi.blogspot.com/

Ketika Bersua Lagi Saat Reuni

#TantanganGurusiana ke 128

#Kolom

Momen lebaran baru saja berlalu. Hampir seminggu ada waktu liburan bersamaan dengan hari raya Idul Fitri tahun ini. Apalagi tahun ini ada kesempatan untuk pulang mudik dan balik kampung. Saat yang paling tepat untuk bersilaturrahmi dan melepaskan rindu setelah sekian lama tidak bertemu. Karena terpisah oleh jarak dan waktu, maka terasa rindu untuk bertemu dengan orang tua, sanak saudara dan teman-teman lama.

Ada yang agak istimewa, yaitu rasa rindu untuk bertemu khusus dengan teman-teman lama, teman semasa sekolah. Sudah menjadi trend sejak beberapa tahun belakangan ini untuk mengadakan acara pertemuan kembali yang lebih dikenal dengan reuni. Berbagai motto dikemukakan untuk penarik agar hadir dalam acara reuni tersebut, seperti ‘temu kangen teman lama’, ‘bersua dan bernostalgia’, ‘rindu masa lalu’, ‘taragak basuo, mangurai carito lamo’ dan lain sebagainya.

Dengan berbagai cara reuni akhirnya terlaksana dengan meriah, penuh canda tawa dan bahagia. Saling tanya dan cerita tentang kisah lama dan kondisi saat ini. Bisa berbagi informasi, peluang dan kesempatan untuk menjadi lebih baik. Bahkan bisa menambah relasi untuk peningkatan usaha, karir dan profesi. Pokoknya reuni jadi acara yang sangat keren menewen.

Namun berbagai fenomena terjadi selama dan pasca reuni. Dibalik banyaknya dampak positifnya, tidak sedikit pula gejala tidak sehat bermunculan ketika itu dan kemudiannya. Selama reuni, tak terkira rasa bahagia. Terkadang saking bahagianya terlupa kalau usia sudah mulai menua. Seakan betul-betul kembali ke masa lalu sewaktu masih muda dulu. Padahal angka umur sudah berkepala 3, 4 dan bahkan 5 lebih.

Ada rasa lebih dari yang lain sehingga terkesan pamer, begitu juga ada rasa kurang lalu timbul perasaan minder. Cerita lama yang baik dan menyenangkan pasti membanggakan, tapi yang memalukan jadi cara untuk membully. Cerita romantis waktu dulu bisa jadi menimbulkan rasa baru, bahkan cinta lama bersemi kembali. Sehingga percekcokan suami istri bisa terjadi pasca reuni.

Kemudiannya reuni jadi perbincangan selanjutnya. Syukur kalau itu yang baiknya, tapi celaka seandainya berujung buruk. Mungkin tidak ada yang akan melarang untuk ber-reuni, tapi berbagai kemungkinan perlu diwaspadai. Namun semua itu tentu terpulang pada yang bersangkutan, apapun yang terjadi kemudian sangat tergantung pada masing-masing orangnya.

#BerlatihTerusMenulis

08/05/22

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post