Navigasi Web

Menuju Matahari

Dalam buaian kenangan yang membalut asa

Kuayun langkah menuju matahari

Menapaki bebatuan tanpa alas kaki

Melintasi hamparan yang penuh dengan duri

.

Penat ini mengajakku untuk berhenti sejenak

Kuhapus peluh yang banjir membasahi

Kutata rapi hembusan nafas yang mulai tercekal ditenggorokan

Perlahan nyaman merasuki jiwaku

..

Perlahan kucoba untuk segarkan dahaga

Sambil mengumpulkan cukup bekal untuk melanjutkan perjalanan

Yang begitu panjang

...

Jauh kutatap ke depan

Apakah bisa aku bertahan?

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

wuiihh.. bahasanya.. keren..

14 Jun
Balas

Keren bu

14 Jun
Balas

Insyaa Allah Bisa Bund.. hehehe... Maju terus pantang mundur...

13 Jun
Balas

Harus, harus bisa bertahan. Lanjutkan. Kita penuh kesamaan, salam sukses Bun

14 Jun
Balas



search

New Post