Bencana (57)
Cuaca cerah dari pagi
Menghantarkan insan mencari rezeki
Langit biru mengiringi hari
Tanpa terik yang menyengat pipi
*****
Pagi berlalu siang menyapa
Suasana sejuk menentramkan jiwa
Dalam sore beranjak malam
Akhirnya terjadi peristiwa mencekam
***+
Peristiwa itu begitu mengguncangkan
Pekik takut, tangis dan teriakan
Mengisi penuh setiap sudut jalanan
Menyelamatkan diri dari bahaya susulan
****
Berlarian kian kemari
Tak tentu arah di cari
Bibir gemetar berucap zikir
Apakah kiamat yang terjadi
****
Tak pernah disangka dan diduga
korban nyawa, harta benda
Lindungi kami yang kuasa
Atas alam yang mulai murka
****
Tapung, 26-02-2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Puisi yang indah