Ida Kholidah, S. Ag.

Wanita sunda ini lahir di kota simping Purwakarta pada tanggal 1 Desember 1976 dari keluarga petani pasangan alm. H. Anwar Ghozali dan Hj. Nunung Robi’ah ...

Selengkapnya
Navigasi Web
Membangun Generasi Qur'ani di Sekolah Umum
GPAI dan AKPK Konsisten Tanamkan Nilainilai Keagamaan kepada Peserta Didik Melalui Mindfullnes Islami

Membangun Generasi Qur'ani di Sekolah Umum

Menanamkan karakter kepada peserta didik dilakukan secara konsisten di sekolah diharapkan dapat menumbuhkan generasi yang mempunyai karakter yang diharapkan seiring dengan program yang digulirkan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta yang slah satunya program Tujuh Poe Atikan dengan menerapkan tema-tema khusus pada setiap harinya dalam sepekan yaitu senin bertema "Ajeg Nusantara", selasa bertema "Mapag Buana", rabu bertema "Maneuh di Sunda", Kamis bertema "Nyanding Wawangi", jum'at bertema "Nyucikeun Diri" dan sabtu-minggu bertema "Betah di Imah". Khusus hari jum'at menjadi momentum yang sangat mendukung guru PAI dan guru AKPK dengan mengusung tema "Nyucikeun Diri" walaupun pada kenyataannya guru-guru tersebut melaksanakan tugas mulianya setiap hari secara ikhlas penuh kesadaran sudah menjadi panggilan hatinya.

Sebagaimana diketahui, program Tujuh Poe Atikan Pendidikan Purwakarta Istimewa (Tujuh Hari Ajaran Pendidikan Purwakarta Istimewa) adalah suatu program pemerintah Kabupaten Purwakarta yang dibuat oleh Dedi Mulyadi selaku Bupati Purwakarta pada 26 Maret 2014 lalu dan pembentukkan Perbupnya pada tahun 2015. Purwanto mengungkapkan berkenaan dengan tema pembelajaran hari jum'at "Nyucikeun Diri" bertujuan untuk mengasah aspek ruhani peserta didik "Karena mereka semua belajar mengasah kesucian hati, jiwa dan pikiran agar tetap terjaga dan selalu dekat dengan Tuhan (Nyucikeun Diri). Beliau juga memaparkan kegiatan intinya "Pembelajaran hari Jumat dimulai dengan Salat Dhuha bersama yang dilanjutkan pembacaan Al Quran bagi pelajar muslim. Bagi yang non muslim, menyesuaikan dengan agama masing-masing" Begitu beliau menjelaskan. Sedangkan dalam penerapannya disesuaikan dengan program sekolah-sekolah yang bersangkutan.

UPTD SMPN 1 Bungursari dengan peserta didik 1000 orang sudah menjalankan program jum'at nyucikeun diri jauh sebelum program pemerintah digulirkan sehingga program ini hanya membutuhkan penguatan dan konsistensinya saja bagi para pelaksananya terutama guru PAI dan guru AKPK yang selalu siap diandalkan kontribusinya dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan yang kini mulai dikembangkan melalui mindfullnes islami sehingga hal ini dapat dijadikan fondasi keimanan mereka khususnya peserta didik yang muslim dalam membangun generasi Qur'ani di sekolah khususnya. Serangkaian kegiatan diselenggarakan sejak pagi pukul 05.30 dengan program 3S (Senyum Salam Sapa) menyambut kedatangan peserta didik di pintu gerbang sekolah yang dilanjutkan dengan program tadarus dhuha, pembacaan asma'ul husna setiap mengawali pembelajaran, program jum'at berkah (berbagi makanan), program sholat jum'at untuk peserta didik laki-laki dan program keputrian untuk peserta didik perempuan, program sholat dhuhur dan program sholat ashar berjama'ah. Sepintas suasana UPTD SMPN 1 Bungursari di hari jum'at seperti layaknya di pesantren.

Diharapkan dengan serangkaian program ini yang dilakukan secara konsisten yang tentunya membutuhkan kekuatan dan kesadaran diri sehingga timbul semangat berjihad tinggi serta solidaritas para pelaksananya yang dapat menumbuhkan karakter positif peserta didik muslim sebagai generasi qur'ani dan menjdi lahan ibadah bagi warga sekolah yang muslim.

Wallaahu a'lam

Baarakallah lanaa wa lakum

#Salam Literasi: Indonesia_Berkarya!!!

Referensi

https://www.rmoljabar.id/program-pendidikan-tujuh-hari-istimewa-ala-purwakarta/

https://www.gurusiana.id/read/idakholidah/article/geliat-keputrian-uptd-smpn-1-bungursari-bersama-smart-with-islam-2606912

https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/smpnegeri-1bungursari/kabar-2025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar




search

New Post