peron
Sajak Hazwan Iskandar Jaya
peron*
telah berabad lalu
saban musim berganti
selalu ada yg datang dan pergi
kereta bergegas membawa berkilo-kilo kenangan
ke masa silam
dimana aku tak lagi menemu pilu
pun bayang-bayang
mengajarkan kita untuk tetap sabar
meski harapan kadang tak sesuai kenyataan
biarlah ratusan jejak langkah
tertinggal di sini
bersama mimpi
yang lelah menemani
Jogja, Stasiun Tugu 8 Okt 2017
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar