LITERASI TEKNOLOGI 4.0
Tahun 2019 adalah tahun bersejarah buat seluruh dunia. Selama kurang lebih dua tahun lamanya dunia dikagetkan dengan adanya pandemi atau wabah penyakit yaitu Covid-19 yang melumpuhkan semua aktivitas ekonomi , kesehatan, bahkan pendidikan. Tidak hanya perkantoran, pertokoan, perusahaan, sekolah- sekolah juga terpaksa di tutup karena wabah mematikan ini. Secara langsung wabah penyakit Covid-19 ini membuat para pendidik dan murid mengandalkan teknologi 100 persen dalam proses belajar mengajar karena secara automatis semua proses pembelajaran di lakukan secara daring. Pada awalnya, mungkin akan butuh pembiasaaan di karenakan proses pembelajaran dengan daring memang jadi sesuatu yang baru di dunia pendidikan saat itu. Tapi, jika dilihat dari sisi lain, teknologi telah jadi penolong media pembelajaran tanpa adanya batasan situasi dan kondisi.
Dengan adanya musibah ini, sekolah dan para guru di wajibkan memberiikan pembelajaran yang menarik dan interaktif kepada murid agar mereka tetap semangat belajar walaupun dilakukan secara daring, tidak terkecuali saya. Saya sebagai guru, harus dapat memikat perhatian murid agar mereka bisa fokus mengikuti pelajaran yang saya berikan.
Hal ini memotivasi saya untuk memberikan pembelajaran yang keren, inovatif, kreatif, disukai murid, tetapi tetap harus sesuai dengan tingkat usia mereka. Untuk itu pendidik haruslah peka dengan perkembangan teknologi saat ini yang semakin canggih dan maju dengan pesat. Saat ini dunia sedang memasuki perubahan revolusi industri 4.0 di mana kehadiran teknologi informasi telah mengubah segala sektor kehidupan mulai dari ekonomi, sosial, politik, teknik, lingkungan dan tanpa terkecuali pendidikan. Pemanfaatan teknologi yang ada seperti Zoom Meeting, Power Point Teaching (PPT), SlideGo, Canva, Google Classroom, Puzzle, Quiz Interaktif, Youtube, Google, dan masih banyak yang lainnya sangat mendukung pembelajaran yang saya lakukan dan terbukti murid lebih aktif dan interaktif.
Selama masa pandemi, saya manfaatkan semua kemajuan teknologi yang ada. Semua pembelajaran yang dilakukan, saya buat dalam bentuk PPT, SlideGo dan direkam menggunakan Bandicam . Hasilnya diunggah di channel youtube saya sehingga kapanpun dan dimanapun, murid dapat mengulang pembelajaran yang sudah berikan. Tidak hanya itu saja, mengayaaan soal-soal latihan saya buat dalam bentuk puzzle, dan quiz interaktif yang menyenangkan, sehingga mereka bisa langsung menjawabnya melalui handphone atau lap top mereka masing-masing.
Literasi teknologi 4.0 menuntut dunia pendidikan untuk mengikuti perubahan dan perkembangan teknologi yang semakin maju sehingga dapat mendukung proses belajar. Literasi teknologi 4.0 memberikan kemudahan dan pengaruh yang begitu besar dalam berbagai aspek terutama pendidikan.
Manfaat teknologi ini penggunaannya telah dirasakan bukan hanya unutk murid tetapi juga oleh seorang pendidik. Dalam pendidikan manfaatnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan, media pendukung pelajaran, sarana mendapatkan informasi, media belajar tanpa batasan. Dengan teknologi, guru dan murid mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan informasi. Murid sering kali ketika mengerjakan tugas maupun mendapatkan materi yang susah untuk dipelajari, dengan kemajuan teknologi mereka cenderung mencarinya lewat internet . Kemudahan ini juga dimanfaatkan oleh guru sebagai tenaga pendidik, guru menggunakan teknologi untuk mencari informasi lebih banyak mengenai suatu materi pelajaran yang akan disampaikan.
Nah, kecanggihan teknologi ini betul-betul saya rasakan manfaatnya sebagai seorang pendidik, karena dapat mempermudah saya ketika memberikan pembelajaran. Alhamdulillah setelah pandemi berakhir, saya tetap memanfaatkan kecanggihan teknologi ini di kelas yang saya bina. Saya memberikan pembelajaran melalui proyektor dan penanyangan video, sehingga pelajaran yang saya berikan semakin menarik dan tidak membosankan. Hasilnya murid lebih interaktif, cerdas dan kreatif.
Jadi, itulah manfaat teknologi yang bisa kita ambil sebagai guru dan sebagai murid untuk meningkatkan kualitas pendidikan kita khususnya, dan pendidikan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Mantap ulasannya, Bu. Semoga sukses. Salam kenal!