Setahun Istikharah
Hari itu, di meja Kerjaku.
Mengerjakan segelumit kerjaan yang menurutku kerjaan ini Melelahkan. Tapi semuanya Itu Membuatku semangat dikala Secangkir Kopi menemaniku dalam Kerja malam Ku.
Yaah, Saya kerja dengan secangkir Kopi di depanku.
"Kop'i" Hehehe.
Kopinang kau dengan Bismillah.
Bercandaku dalam Hati.
Sambil Kupandangkan pandangan di sekelilingku, ku tatap Jari jemariku yang sedang Asyik menari mengetik Huruf demi Huruf kerjaan disaat Itu. Ku berdiri membalikkan tubuh dan menatap Lemari dengan Cermin Lebar Selebar Wajahku.
Kutatap dalam - dalam Wajahku, Kuperhatikan kerut wajah dan bekas jerawatku.
Ku perhatikan Pipi dan perut yang sudah berisi. Berguman dalam diriku.
"Sudah sepantasnya ada yang menemaniku Disini, membuatkan Kopi dan Memijit pundakku yang lelah Ini."
Sejak saat itu, mulai Muncul Dalam Diri ini untuk serius mencari pendamping Hidup dunia Akhirat.
Apa lagi yang Saya Butuhkan saat ini. Banyak alasan yang tak masuk akal lagi ketika Saya ditanya.
"Kak Febri kapan Nikah"
"InsyaAllah setelah Selesai S2."
Perkataan itu Tak Berarti lagi, seperti HP Monoponik yang dulu
Sekarang ku telah sarjana Magister Manajemen Pendidikan. Apalagi yang sata Buthuhkan.
Punya Usaha, Punya sekolah, Punya Ini itu, Kayaknya sudah mampu.
Lantas apa yang membuatku gag Mau menikah?
Dalam hati ini penuh pertanyaan besar.?
Pertanyaan yang Kian hari Kian menjelma dan membuatku bingung untuk menentukan Pilihan.
Dengan suasana kerja yang didominasi Oleh Akhwat membuat saya Semakin terjatuh dalam Kefitnahan.
Fintnah karena kerjaan yang harus membuat saya berintraksi Langsung oleh Banyak akhwat.
Ku harus mencari.
Ku harus Menyeleksi.
Ku harus Memilih.
Ku harus datangi rumahnya
Ku harus resepsi.
Ohh iya, Sebelum saya lanjut Kisahku ini.
Saya Ingin memperkanalkan pekerjaan Ku terlebih dahulu.
Di tahun 2013 saya pernah menjadi guru Di SD terfavorit di makassar.
Namanya adalah Sekolah islam Athirah. Sekolah Ini adalah sekolah yang di bangun Oleh Yayasan Haji Kalla. Dikala itu saya Mengajar Al-Quran, Yah Mengajar Mengaji untuk anak anak Orang kaya setiap senin-Jumat dari jam 07.00-11.00 Wita. Saya Bersyukur Bisa Mengajar di sekolah itu, banyak ilmu yang bisa Saya dapat dari sekolah Tersebut. Ilmu mendidik anak, ilmu tentang Kebersamaan, kekeluargaan dan Masiihh banyak Lagi. Namun di tahun 2018 Saya Harus Mengundurkan diri, berat rasanya, namun surat pengunduran diri ini harus saya Serahkan. Bukan tanpa alasan saya Memberikan surat Pengunduran diri ku. Alasan saya Masuk Akal dan dapat di pertanggung jawabkan.
Selain Karena sedang Melanjutkan Study S2 di salah satu Universitas negeri di makassar Saya juga Ingin Berkiprah di Dunia Pendidikan dan harapan terbesar saya adalah saya bisa mendirikan sekolah Sehabat Sekolah Islam Athirah dengan Sistem Gratis.
bersambung
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar