Titik Jenuh
Perjalanan hidup dari hari ke hari, minggu ke minggu, hingga bulan berganti tahun, dikelilingi dengan rutinitas yang selalu sama, tanpa ada perubahan yang dinamis, membuat hidup terasa membosankan. Setiap hari disibukkan dengan pekerjaan yang itu, itu saja, pastilah tidak ada manusia yang tidak jenuh. Kejenuhan tersebut membuat diri menjadi enggan untuk beraktivitas kembali. Dampak karena keinginan untuk beraktivitas yang sama, membuat individu menjadi malas untuk bekerja. Ujung- ujungnya meminta bantuan dengan teman untuk permisi.
Ada pesan yang mengatakan, “cintailah pekerjaanmu”, pesan tersebut memang benar, tetapi jika dijalankan dengan cara yang sama, pastilah menjadi cinta yang datar tanpa kesan. Bagaimana sikap menghadapi hal seperti ini, hal ini menjadikan kita pada posisi yang serba salah. Jika ingin cerita dengan teman atau siapapun, pastilah hanya disuruh bersabar dan menjalani pelan- pelan, tetapi jika tidak cerita, dan hanya dipendam sendiri, membuat hati dan pikiran menjadi
Faktor keadaan yang tidak bisa menentang takdir, akhirnya menjalani hari- hari dengan rutinitas tersebut. Awalnya terasa berat, tetapi karena keterpaksaan menjadikannya suatu keharusan yang lama kelamaan menjadikan kebiasaan. Kebiasaan menghadapi aktivitas yang monoton menjadikannya zona nyaman pada individu tersebut.
Zona nyaman sering membuat manusia menjadi enggan untuk keluar, secara tidak langsung menikmati setiap jadwal yang telah tersusun untuk dirinya. Adakah tips khusus untuk mengatasi hal ini semua?.
Mungkin tidak secara langsung tips tersebut dibuat untuk dikonsumsi oleh orang banyak, tetapi diberikan penekanan bahwa masalah yang kita hadapi, hendaknya diatasi sendiri, terkadang sebagian dari manusia untuk mengurangi beban yang sedang ditanggungnya, dia akan bercerita dengan orang yang dianggap amanah.
Tidak ada kata yang terindah, selain menjalankan aktivitas sehari- hari dengan ikhlas dan sabar, karena kita tidak tahu apa makna yang sedang diberikan Allah SWT, kepada kita. Karena setiap orang mempunyai rutinitas sehari- hari berbeda dengan orang lain. Enak bagi kita belum tentu enak bagi orang lain, begitu juga sebaliknya. Yakinlah jika kita ikhlas menjalani semua yang telah ditentukan Allah SWT, pasti nikmat terindah yang akan kita dapatkan.
Salam literasi.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar