AYAM GOYENG (dibaca GORENG)
Apakah anda merasa terkecoh setelah mencermati foto/gambar profile dari tulisan ini? Jawaban ya atau tidak sebetulnya tidak esensial. Apabila anda tergolong pembaca yang terkecoh dengan foto karena fokus pada bagian yang dilingkari maka itu karena anda terbiasa fokus di titik yang beri tanda. Andai anda tidak terkecoh pada lingkaran merah, namun memahami tulisan maka anda akan merasa bahagia.
Meski foto tersebut sangat sederhana, tetapi memberi pembelajaran kehidupan bagi kita ketika diberi lingkaran merah. Yah, mengajarkan kepada kita untuk fokus juga pada hal sederhana. Tidak semua hal itu rumit. Maka kita hindari mengabaikan hal sederhana.
Saat kita fokus pada bagian ayam goreng yang dilingkari maka sempat terbersit pertanyaan "apakah ada bahayanya pada bagian tersebut?" Padahal selama ini itu menjadi salah satu bagian favorit saat makan ayam goreng. Kemudian karena penasaran tahap melihat foto tersebut saya lanjut membaca tulisannya dengan lengkap. Setelah membaca sampai selesei, saya langsung tertawa sendiri. Ternyata penulis memiliki fokus ke karet gelangnya. Penulis mengajak kita konsentrasi ke lingkaran merah bukan ke bagian yang ada dalam lingkaran.
Karet gelang membuat kita belajar dan mengajak kita bahagia. Hal ini dapat dilakukan oleh penulis kalimat dalam komen di foto ayam goreng yang bagiannya ada lingkaran karet gelang. Ayam goyeng memang mak nyus. Karet gelang oh karet gelang.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kereeen ulasannya, Bunda. Salam literasi
Terima kasih Pak. Salam literasi dari Semarang
terima kasih atas komen yang menyemangati.
Fokus ayam goreng saja, abaikan penampakan lainnya he he he
ayam goreng ki gorengan apa bukan ya ? Ha..ha