APANG PANAS (APEM)
Fairuzah Dahiyyah
Saya memanfaatkan waktu recovery dengan istirahat sambil sesekali menghibur diri dengan melihat youtube. Salah satu yang saya sempat klik pagi ini yaitu sebuah tayangan kuliner APANG PANAS. Orang Jawa menyebutnya apem.
Menurut penjelasan penjualnya APANG ini merupakan makanan khas dari Makasar yang biasanya dimakan waktu pagi hari untuk sarapan. Silakan nanti jika apa yang saya tulis ini kurang/tidak sesuai,mohon dikoreksi. Pada tayangan tersebut penjual menjelaskan awal mula dia usaha kuliner makanan ini.
Sepasang suami istri ini awalnya bekerja sebagai penjual di kantin sebuah sekolah.efek pandemi di mana sekola daring maka kantin tutup. Untuk memenuhi kebutuhan mereka, maka bapak ibu tersebut mencoba mencari celah pekerjaan yang terjangkau oleh mereka. Akhirnya sepakat memilih berjualan APANG karena di wilayah sekitar belum ada yang jualan kue tersebut. Pertama buka usaha ini langsung laku, omset awal 600.000. Hingga sekarang sudah mencapai 1,8 juta perhari. Luar biasa sekali.
Pada tayangan tersebut keduanya tidak pelit berbagi resep. Apang dibuat dari bahan tepung beras, gula aren dan fermipan. Sebagai variasi rasa sesuai permintaan pembeli, mereka akhirnya menambah varian rasa seperti pandan dan strawberi. Apang memang sangat pas dimakan saat panas-panas. Meski sebenarnya apang dingin pun enak. Apalagi ditambah parutan gula.
Saya senang melihat keuletan sosok pejuang nafkah ini. Betapa Allah memberikan rejeki bukan hanya tepat waktu melainkan juga waktu yang tepat. Tayangan bermanfaat seperti ini sangat inspiratif dan menghibur juga. Jadi ingin mempraktikkan membuatnya.
Sebelum, tayangan selesei ibu penjual apang sempat mengingatkan bahwa adonan mereka selalu baru karena adonan hanya dapat bertahan selama 4 jam. Lebih dari 4 jam rasa sudah berubah asam. Mungkin efek fermentasi dari fermipan. Luar biasa ya.
Semoga tulisan ini bermanfaat. Praktik yuk
Ungaran, 4 September 2022
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Luar biasa bunda. Cepat suksesnya tu.. sangat inspiratif...
Apem mana apem.. Jadi ngeces
Enaknya..pengin nyoba juga.....sukses bunda
Kerennn bgt. Hayukkk kt eksekusi say...yummy pokoknya
Mari Oma...cuuusss
Enak