Kasih Ibu Tak Terhingga
Hari ini di tengah liburan semester aku menyempatkan diri pulang ke kampung halaman ku di kota Payakumbuh. Tentu saja dengan tujuan yaitu mengunjungi ibuku, Aku berdomisili di kab Sijunjung kurang lebih 80 km dari Payakumbuh. Ibu adalah satu satu nya orang tuaku yang masih ada, Papa ku sudah meninggal tiga tahun yang lalu. Ibuku sekarang sudah berusia lanjut, beliau tahun ini berusia 76 tahun.
Aku selalu memotivasi ibu, ibu masih sehat dan kuat kok , prabowo aja 72 tahun masih mencalonkan diri jadi presiden, Mahatir Muhammad dari malaysia di angkat lg jd perdana menteri di usia 92 tahun, Presiden Amerika Joe Biden berusia 81 tahun, jadi menurutku usia 76 masih bisa sehat dan kuat kok.“Namun beberapa bulan ini kondisi ibu mulai menurun, sekarang tidak sanggup lagi jalan sendiri, untuk ke kamar mandi saja harus dibantu, makan juga begitu, jadi waktu libur ini aku manfaatkan untuk bisa mengabdi pada ibuku, mengurus keperluan ibuku sehari hari. Sebagai anak ini adalah kewajibanku.“Kadang aku suka menangis sendiri kalau ingat ibuku, bagaimana aku bisa membalas jasa ibu. Dari ketiga anak ibu, mungkin aku yang paling banyak berhutang kasih sayang sama ibu. Aku ingat waktu kecil, mungkin kira2 usiaku 6 tahun, masih TK aku waktu itu. Aku pernah sakit parah sampai harus dioperasi. Sebulan rasanya aku dirawat d rumah sakit. Awalnya cuma di rumah sakit RS Adnan WD Payakumbuh, tetapi karena makin parah aku dirujuk ke RS Ahmad Mochtar Bukittinggi.
Aku masih ingat selama di rumah sakit ibu selalu menemaniku dan tidak pernah jauh dariku, karena kalau sebentar saja ibu pergi pasti aku akan menangis. Aku sangat takut berada di rumah sakit. Apa lagi sama dokter anestesi yang memarahi aku sebelum menyuntikkan obat bius padaku sebelum operasi.
Ibuku juga seorang guru sama seperti profesi yang aku jalani sekarang, Ibu juga PNS seperti aku. Tapi entah bagaimana caranya ibu bisa minta izin meninggalkan tugas dinas nya demi menjagaku yang sedang sakit. Aku ingat juga rekan2 guru di sekolah ibuku juga beberapa kali datang menjenguk ku di rumah sakit. Bukan cuma itu, setelah pulang dr rumah sakit aku masih belum pulih sepenuhnya bahkan aku mengalami kelumpuhan pada kakiku, aku tidak bisa berjalan lagi. Ibu harus melakukan perawatan ekstra lagi untukku. Setiap hari aku dilatih berjalan di rumput hijau yang berembun di pagi hari, persis seperti anak bayi belajar berjalan. Kemudian tetesan embun di daun pisang di usapkan ke mukaku. segar sekali rasanya. Tanpa pernah lelah ibu melakukan itu setiap hari. Alhamdulillah setelah beberapa waktu akhirnya aku bisa pulih dan bisa berjalan lagi.
Nah sekarang aku juga menjadi guru, juga seorang abdi negara seperti ibuku. tapi aku tidak punya banyak waktu menjaga ibuku, tugas tugas di sekolah begitu banyak sampai gak masuk akal rasanya. aku jadi tidak bisa selalu bersama menemani hari hari tua ibu. Setidaknya di setiap ada kesempatan aku pasti pulang menjaga ibu. Karena jarak yang jauh dari tempat kerjaku aku tidak bisa pulang setiap hari. Ibu juga tidak mau tinggal bersamaku karena lebih betah di rumahnya sendiri.
Ya Allah aku memohon kepadaMu berikanlah kesembuhan kepada ibuku sperti sedia kala, berikan aku waktu untuk bisa membahagiakan ibu. Sampai kapanpun aku gak kan bisa membalas kasih sayang nya. Apakah sebaiknya aku harus berhenti saja bekerja biar aku bisa selalu merawat ibuku? Semoga Allah memberi jalan keluar untuk permasalahanku
lirik lagu Iwan Fals yg berjudul "Ibu"Ribuan kilo jalan yang kau tempuhLewati rintang untuk aku, anakmuIbuku sayang, masih terus berjalanWalau tapak kaki penuh darah, penuh nanahSeperti udaraKasih yang engkau berikanTak mampu ku membalas IbuIbuIngin kudekapDan menangis di pangkuanmuSampai aku tertidurBagai masa kecil duluLalu doa-doaBaluri sekujur tubuhkuDengan apa membalas Ibu?Ibu
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar