Kucari Kamu di Kelas Virtual
Nama Dana muncul lagi viral di rapat virtual guru-guru. Dana jarang muncul di kelas virtual,sejak tahun pelajaran baru dimulai. Ku tarik nafas panjang. Harus segera dituntaskan. Belum lagi rapat usai. Ku hubungi Dana lewat pesan singkat. Alhamdulillah walau notifikasinya online tak aktif. Pesanku dibalas. Ku tanyakan langsung mengapa ia tak kunjung masuk ke kelas virtual di hampir semua mata pelajaran.
"Aku tak punya paket Bu". Mata ku melotot. Lah...ini dia sedang online. Ku konfirmasi langsung padanya. Ternyata ia menggunakan Wifi gratis dari warung yang buka siang hari di dekat rumahnya. Ibunya sudah lama tak memberikan uang untuk kebutuhan sekolah sejak ada pandemi. Ibunya bekerja di Provinsi lain. Sementara ia tinggal bersama Budenya. " Tak mungkin aku membebani Bude Bu", dalam pesan dengan simbol wajah menangis.
Perasaanku sebagai guru tak bisa dibohongi. Ada sesuatu yang disimpannya. Akhirnya Dana menceritakan bagaimana orang tuanya bercerai sejak awal terjadi pandemi. Ibunya harus bekerja dan ayahnya tak jelas ke mana. Hatinya galau. Kesedihan terhadap kondisi rumah tangga orang tua, keterbatasan ekonomi dan tuntutan daring dari sekolah membuatnya menghilang di kelas virtual. Hanya sedikit tugas dan kelas yang dimasukinya. Itupun mengandalkan WiFi gratis. Aku tak dapat berkata dan menuntut banyak. Hanya kata penguat hati dan usulan belajar dengan modul sebagai solusi masalahnya.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Banyak cerita di sekitar kita
Benar bu
Luar biasa. Salam Literasi.
Semangat pak
Kasian kita pada anak anak yang tidak mampu membeli paket data ya Bun
Iyah Bu...