Fadillah Rahmi Nasution

WRITER INSPAIRING 18 HARI MEMBAKAR DOSA Fadillah Rahmi Nasution S.Sos* Meletakka...

Selengkapnya
Navigasi Web
Antara Bom dan Covid-19

Antara Bom dan Covid-19

Isolasi berlapis. Mungkin inilah istilah yang tepat untuk menggambarkan derita rakyat Palestina di era Covid-19 saat ini.  Sebelum Covid-19 hadir negeri para Nabi ini telah diisolasi oleh Israel. Jalur Gaza diblokade selama tiga belas tahun oleh Israel. Keterbatasan bahan pangan dan akses pada dunia luar dialami masyarakat Gaza bertahun-tahun dengan kesabaran tanpa lelah dan lemah.

Palestina merupakan satu-satunya negara yang belum mereka saat ini dari pendudukan penjajahan. Mereka telah di jajah Zionis Israel selama tujuh puluh dua tahun. Rentang waktu yang cukup matang membuat rakyat Palestina begitu terbiasa hidup dalam ledakan bom, dentingan peluru dan jeritan kematian setiap hari.  Zionis Israel sebagai pendatang telah merampas tanah mereka tanpa rasa malu.

Walau dalam kondisi Pandemi yang juga dialami masyarakat Palestina saat ini, semangat perjuangan mereka tidak berubah. Kehadiran covid-19 satu sisi menambah beban hidup mereka yang sudah terbatas. Namun sisi lain justru semakin mendekatkan diri mereka pada Allah. Semangat mereka tak kunjung padam berjuang membela tanah air mereka dan membebaskan Al-Aqso yang dikuasai Israel.

Masalah Palestina bukan hanya persoalan agama namun ada masalah hak azasi manusia yang di rampas. Saat dunia mengagungkan kebebasan hak azasi manusia yang harus dijunjung tinggi. Saat yang sama hak-hak rakyat Palestina “diperkosa”. Tanah mereka yang subur dengan darah pejuang dirampas, anak-anak dibunuh, para wanita diperkosa, rumah mereka diruntuhkan, harta mereka dirampas. Semua disaksikan dunia.

Sudah selayaknya bagi kita yang sangat menghargai hak kemerdekaan dan hak azasi manusia. Kita harus berdiri mendukung perjuangan rakyat Palestina, untuk membebaskan tanah airnya dari penjajahan Israel. Teringat lintas sejarah kemerdekaan Indonesia. Palestina adalah salah satu negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia pasca proklamasi. Apalagi UUD 1945 menegaskan bagaimana sikap bangsa kita terhadap penjajahan yang harus dihapuskan di atas dunia dan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.

Banyak hal yang dapat kita lakukan sebagai bangsa yang mendukung penghapusan penjajahan. Apalagi muslim di Indonesia adalah mayoritas. Tentunya kewajiban sebagai warga dunia dan umat islam menjadi kewajiban ganda untuk membela perjuangan Palestina.

Berikut beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk berperan serta mendukung perjuangan rakyat Palestina.

1.       Jika memungkinkan, ada kesempatan dan memiliki kemampuan kita dapat menjadi relawan kemanusiaan. Menjadi tenaga medis, tenaga pendidik, terapis trauma healing dan lainnya. Terjun langsung ke daerah konflik. Tentunya hal ini tak gampang dan tidak bisa dilakukan semua orang. Hanya orang-orang tertentu dari lembaga-lembaga kemanusiaan yang sudah direkomendasi yang dapat melakukannya. Namun bukan berarti tak mungkin. Banyak sekali aktivis kemanusiaan dari Indonesia di sana. Rumah sakit dan sekolah yang dikelola aktivis Indonesia sudah sejak lama beroperasi di Palestina. Apalagi pada masa Covid-19 saat ini. Tentunya kebutuhan mereka menjadi berlipat.

2.       Memberikan informasi yang benar seputar perjuangan rakyat Palestina. Kita ketahui bersama saat ini banyak informasi yang beredar yang menyudutkan bahkan melemahkan perjuangan rakyat Palestina. Kita dapat aktif melakukan media farming di berbagai akun sosial media.

3.       Sebagai dukungan moral yang nyata. Kita dapat memboikot beberapa produk Israel. Hal ini banyak dilakukan para pendukung Palestina di negara-negara Eropa yang mayoritas bukan Muslim. Mereka sadar keuntungan produk Israel ini tentunya akan digunakan untuk pembiayaan perang yang membutuhkan banyak dana di Palestina.

4.       Melakukan donasi. Kita dapat menyisihkan sedikit dari penghasilan kita untuk membantu aktivitas kemanusiaan di sana. Apakah itu untuk pangan, perumahan, pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih dan lainnya. Banyak sekali lembaga-lembaga resmi yang mengelola aktifitas donasi ini di Indonesia. Misalnya Komite Nasional Rakyat Palestina (KNRP), Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan masih banyak lagi. Apalagi jika kita seorang Muslim. Donasi ini merupakan infak yang tak hilang. Allah menggantikannya dengan balasan yang lebih banyak.

5.       Terakhir adalah doa. Sertakanlah kemenangan Palestina dalam doa-doa kita. Ada manusia yang teraniaya di belahan bumi lain. Sementara raga kita tak mampu membantunya. Maka permohonan kita pada Nya adalah usaha yang paling memungkinkan kita lakukan dalam kondisi apapun. Memohon agar kebenaran dimenangkan dan penjajahan yang kejam dihancurkan.

    Semoga usaha-usaha kita dapat mempercepat berakhirnya penjajahan dan pemerkosaan hak azasi manusia di tanah suci Palestina. Semua kita menginginkan hidup damai di tanah air yang kita cintai. Termasuk rakyat Palestina.

 

*Mengenang 53 tahun naskah 1967. 5 Juni 1967 Israel menyerang tepi Barat jalur Gaza. Selanjutnya mendudukinya. 5 Juni 2020 anak-anak Palestina memperingati kejadian ini  dengan menerbangkan layangan  dari atap rumah mereka, dengan tetap memperhatikan social distancing.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

Aamiinyarabbal'alamiin! Lindungi rakyat Palestina ya Allah dan merdekakan ia dari para penjajah Belanda a Allah.

09 Jun
Balas

Semoga Palestina segera bebas dari penjajahan...Allah melindungi saudara saudara kita di sana..amiin

09 Jun
Balas

Semoga Allah membantu saudara-saudara kita di Palestine

09 Jun
Balas



search

New Post