TNGP Hadirmu Selalu Dinanti
Temu Nasional Guru Penulis (TNGP) yang diadakan oleh Media Guru Indonesia (MGI) sudah berlalu. Tanggal 12 – 13 November 2022 para penulis dari seluruh Indonesia bertemu langsung tanpa ada sekat. Bahagia yang dirasakan setelah melewati pandemi selama 2 tahun. Kerinduan yang membuncah terbayar pada saat itu. Wajah-wajah riang berjumpa teman dan sahabat yang sekian lama terpisah jarak dan waktu.
Ikatan Pendidik Penulis (IPP) Jakarta sebagai tuan rumah mendampingi Tim MGI menyambut tamu-tamu yang datang. Persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari karena ini adalah hajat besar yang diimpikan penulis alumni kelas pelatihan MGI. Dua tahun pandemi hanya bisa memandang dari layar kaca ketika video konferensi.
Walau sudah selesai TNGP, namun euforianya masih terasa sampai saat ini. Terbayang keriuhan saat berlangsungnya kegiatan. Pengalaman naik MRT dan transjakarta melewati gedung-gedung pencakar langit di pusat kota Jakarta. Bersama ratusan penulis dari penjuru negeri dan mengabadikan momen-momen yang mengharu biru yang tidak akan pernah terlupakan.
Hari pertama yaitu Sabtu 12 November 2022 dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) dan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Jalan Medan Merdeka. Dilanjutkan ke Monumen Nasional (Monas) dan Kota Tua (Kotu).
Pagi-pagi peserta berdatangan. Penulis dari daerah banyak yang menginap di kawasan Pasar Baru. Tempatnya strategis dan diapit dua stasiun kereta api jarak jauh yaitu Stasiun Gambir dan Pasar Senen.
Suasana meriah terasa ketika memasuki JCC. Seragam batik literasi menambah kepercayaan diri bagi peserta. Bisa dilihat dengan memakai batik literasi semakin keren 1000 kali lipat. . Bangga bertemu dengan komunitas dalam balutan seragam yang sama. Jabat tangan erat menandai perjumpaan tidak lupa diakhiri dengan foto bersama. Berbagai macam pose dan gaya dalam meluapkan kegembiraan.
Selesai di JCC melanjutkan menuju perpustakaan nasional di Jalan Medan Merdeka. Kendaraan online menjadi plihan supaya tepat waktu tiba di sana. Sesampai di perpusnas, sambil membawa buku dan pigura berfoto bersama. Rasa lelah tidak terasa, kaki pegalpun menjadi ringan.
Puas berfoto di perpusnas, dilanjutkan menuju Monas. Melihat dari dekat kemegahan lambang Jakarta. Seperti biasa gelar foto bersama dimulai. Berbagai gaya ditampilkan, sendiri atau bersama rombongan. Rasanya tidak cukup waktu di Monas bila tidak diingatkan bahwa kunjungan berikutnya adalah kota tua.
Cuaca mulai mendung. Tampaknya hujan akan segera turun. Peserta bergegas menuju halte transjakarta untuk ke kota tua. Selain transjakarta ada juga yang naik online supaya lebih cepat sampai.
Hujan mengiringi perjalanan. Sampai di kota tua langit masih basah. Untung ada payung TNGP yang bisa digunakan sebagai pelindung. Bertebaranlah payung-payung cantik menghiasi jalanan kota tua. Warnanya yang elegan menambah keren para pemakainya yang memakai batik literasi. Tidak terasa jam berputar, hingga harus diingatkan untuk kembali ke rumah atau hotel sesuai dengan jadwal. Peserta dari berbagai daerah dengan patuh pulang ke penginapan. Peserta dari Jakarta ke rumah masing-masing kecuali para pemandu dari IPP Jakarta. Mereka menginap di hotel sekitar Pasar baru untuk menemani peserta dari daerah.
Banyak pengalaman yang didapat selama kegiatan TNGP. Bertemu dengan penulis-penulis hebat dari seantero negeri membuat motivasi juga meningkat. Apalagi mereka datang ke Jakarta dengan biaya sendiri. Ini dirasakan saat hari ke-2 pengumuman pemenang-pemenang di Gedung A lantai 3 Kemendikbudristek.
Bahagia rasanya melihat orang-orang luar biasa yang naik ke panggung. Melihat dan ikut merasakan kebahagiian menerima penghargaan. Hal itu menjadi pemicu untuk semakin banyak melakukan kegiatan literasi baik untuk diri sendiri maupun orang lain. Sambil berdoa semoga tahun depan bisa berdiri di atas panggung dan memberikan manfaat bagi orang banyak.


Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar