Syukur saat sakit
Menikmati rasaMu
Memiliki anugerahMu
Dalam kegalauan
Inikah ujian
Aku tak kan lari
Pun juga bersembunyi
Mengintip pun rasanya basi
Minimal harus jadi garda
Menggeser uji
Dengan syukur berderet
Tak boleh berceloteh
Apalagi menghardik
Berikan senyum
Pada luka yang menganga
Tambahkan kasih
Pada sakit yang mendera
Masih ada berjuta nikmat
Yang belum sempat dihitung
Sedang yang terlihat
Tak sempat bernomer
So,
Fabiayyi aalaai robbikuma tukadzdziban?
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Sukses selalu ya Bu dan salam persahabatan.
Tulisan yang informatif banget Bunda, makasih ya .. salam literasi.