Rasa Yang Pernah Ada
Gerimis siang menyulut butiran air dari sepasang mata paruh baya
Buliran bening semakin deras memaksa rasa sesungguhnya
Azan terdengar bersahutan membelah lelah untuk bersujud padanya
Menggigil jemari membasuh dinginnya sukma
Rabb...
Kutau inilah cinta sesungguhnya
Kepatuhan hamba dalam rukuk dan sujud berbalut do'a
Menengadahkan tangan terus meminta
Mengamiinkan pujian imam penuntun ke syurga
Rabb
Kupernah rasakan bahagia sesungguhnya
Bergelayut manja merebahkan tubuh yang semakin menua
Diiringi ikhlasnya fadiah ar rahman-Mu diubun-ubun kepala
Kuberharapkan kembali semua yang pernah kurasa
Rabb...
Sebak dada tak terungkap oleh kata
Suara tercegat dikerongkongan tak mampu berteriak
Apalah upaya seorang fakir seperti hamba
Menjejak kaki ke bumi beralas pun tidak
Rabb
Kumulai belajar untuk lupa
Agar tertahan derai air mata yang terlalu setia
Mungkin akan ada praduga dan sak wasangka
Namun kupasrah dalam harap dan do'a
Bengkalis, 10 September 2020
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
Komentar
Kupasrah dalam harap dan doa. Luar biasa bergizi. Salam literasi, Bunda.
Trm ksh pak sdh berkunjung. Mohon krisannya
Cakepppp
Trm ksh pak . Mohon krisannya ya
Keren sekali
Mohon krisannya bu.. trm ksh
Kereeen, Bun. Doa yang puitis.
Malu sm bu cicilia. Mohon krisannya bu
Mantap Bu...diksinya keren..Sukses selalu
Trm ksh bu. Krisannya ditunggu
memohon ampun dalam doa mantap bun
Trm ksh bu